Menu

Mode Gelap
PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak Rapimnas PII 2026 Digelar di Jakarta, Amsal Tegaskan Penguatan Pendidikan dan Kewirausahaan Pelajar Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Berkomitmen Koopsudnas Gelar Latihan Force Down di Batam, Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

Kepri

Tokoh Agama dan Masyarakat Pulau Penyengat Serahkan Dokumen Dukungan Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa

badge-check


					Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Dato' Seri Setia Amanah Raja Al Hafiz menyerahkan dokumen dukungan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional oleh Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Pulau Penyengat kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Balai Adat, Sabtu (20/6/2026). Perbesar

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Dato' Seri Setia Amanah Raja Al Hafiz menyerahkan dokumen dukungan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional oleh Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Pulau Penyengat kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Balai Adat, Sabtu (20/6/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak-Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Pulau Penyengat menyerahkan dokumen dukungan terhadap pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional.

Dokumen dukungan diserahkan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Dato’ Seri Setia Utama Raja Al Hafiz didampingi Dato’ Raja Malik Afrizal kepada Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura di sela pelaksanaan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (20/6/2026).

Penyerahan dukungan pembanguan Museum dan Monumen Bahasa ini ditegaskan Dato’ Seri Setia Utama Raha Al Hafiz sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap pembangunan salah satu proyek strategis kebudayaan di Kepulauan Riau, sekaligus bentuk
komitmen menjadikan Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah dan peradaban bahasa Melayu.

Penyerahan dokumen dukungan tersebut menjadi momentum penting yang menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan Pulau Penyengat sebagai pusat pelestarian sejarah bahasa Melayu sekaligus destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Irkham MJ

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewi Ansar Kunjungi Posyandu Melati II Bintan, Dorong Penguatan Pelayanan 6 Bidang SPM

11 September 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Kepri dan Taspen Group Perkuat Komitmen Perlindungan ASN

10 September 2026 - 14:48 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 14:42 WIB

Gubernur Ansar Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Bahas FTZ, Distribusi Barang hingga Pariwisata Kepri

10 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Ansar Terima Kunjungan Kepala BKKBN Kepri, Perkuat Sinergi Program Kependudukan dan Keluarga

10 September 2026 - 09:40 WIB

Trending di Kepri