Menu

Mode Gelap
Gandeng Bursa Efek Indonesia, Mahasiswa KKN UINSU Kenalkan Pasar Modal kepada Siswa SMP Simpang Empat Desa Budaya Lingga Guru, Pendidik Ruhani Murid FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia FKDT dan Pergerakan Komunitas Pendidikan Keagamaan Menuju Indonesia Hebat Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan

Batam

Lapangan Olahraga Engku Putri Direvitalisasi Lewat CSR, Amsakar Dorong Lebih Banyak Perusahaan Ikut Membangun Batam

badge-check


					Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Sekda Batam, Firmansyah, bersama perwakilan manajemen PT Wasco Engineering Indonesia meresmikan fasilitas olahraga di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (25/6/2026). Perbesar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Sekda Batam, Firmansyah, bersama perwakilan manajemen PT Wasco Engineering Indonesia meresmikan fasilitas olahraga di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (25/6/2026).

Maklumatkepri.com. BatamWali Kota Batam, Amsakar Achmad, meresmikan sekaligus serah terima Lapangan Olahraga Dataran Engku Putri yang direvitalisasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Wasco Engineering Indonesia bersama sejumlah perusahaan mitra. Peresmian tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan fasilitas publik di Kota Batam.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Amsakar didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, perwakilan manajemen PT Wasco Engineering Indonesia, serta pimpinan perusahaan mitra di Lapangan Basket Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (25/6/2026).

Perusahaan yang terlibat dalam revitalisasi tersebut antara lain PT Schneider Electric France, PT Jotun Indonesia, PT Eka Vita, dan PT Batam Cyclet.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi kepada PT Wasco Engineering Indonesia dan seluruh perusahaan yang telah berkontribusi melalui program CSR. Menurutnya, percepatan pembangunan Kota Batam membutuhkan dukungan berbagai pihak karena tidak dapat sepenuhnya mengandalkan anggaran pemerintah.

“Saat ini APBD Pemko Batam berada di kisaran Rp4,5 triliun, sedangkan PNBP BP Batam sekitar Rp2,4 triliun. Anggaran tersebut tentu memiliki keterbatasan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan dan ekspektasi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong agar instrumen CSR dari dunia usaha dapat berjalan optimal sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Amsakar.

Ia mengatakan, semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam pembangunan daerah melalui program CSR, semakin cepat pula kebutuhan infrastruktur publik dapat terpenuhi.

Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia serta berada di jalur perdagangan internasional, Batam dituntut memiliki infrastruktur yang memadai dan wajah kota yang representatif.

“Jangan sampai ketika wisatawan atau investor datang ke Batam, mereka melihat ketimpangan yang mencolok. Kita harus menunjukkan bahwa Batam adalah kota yang terurus, maju, dan siap bersaing. Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan nyata yang diberikan hari ini,” katanya.

Amsakar juga menegaskan komitmen Pemko Batam dan BP Batam dalam menjaga iklim investasi yang kondusif. Menurutnya, keberadaan perusahaan-perusahaan besar di Batam memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan penurunan angka pengangguran.

Ia menyebutkan, berbagai indikator makro menunjukkan perkembangan positif Kota Batam. Nilai investasi tercatat tumbuh hingga 125 persen dalam setahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi Batam juga mencapai 6,78 persen, melampaui rata-rata nasional. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 83,3 menjadi 83,8 dan menempatkan Batam pada peringkat kelima tertinggi di Sumatera.

“Semua capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha. Pemerintah menjaga iklim investasi tetap kondusif, sementara dunia usaha turut berkontribusi melalui program CSR. Inilah bentuk sinergi yang saling menguatkan,” ujarnya.

Revitalisasi Lapangan Basket Dataran Engku Putri dinilai semakin strategis karena kawasan tersebut akan menjadi lokasi penyelenggaraan kompetisi bola basket internasional antar-generasi muda pada akhir Juli 2026. Ajang bertaraf internasional itu direncanakan diikuti peserta dari 37 negara.

Amsakar menilai fasilitas yang telah dibangun melalui kolaborasi PT Wasco Engineering Indonesia dan para mitranya menjadi modal penting dalam menyukseskan event tersebut.

“Infrastruktur yang disiapkan hari ini merupakan langkah awal yang sangat baik untuk menyambut event internasional pada Juli mendatang. Terima kasih atas kolaborasi dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga semakin banyak perusahaan yang tergerak untuk ikut berkontribusi membangun Kota Batam melalui program CSR,” tutupnya.
Sumber : MC Batam
Redaksi : Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

9 September 2026 - 01:26 WIB

Jalan Tengku Sulung Batam Ditutup Mulai 10 September, Warga Diminta Gunakan Rute Alternatif

8 September 2026 - 18:19 WIB

Pererat Silaturahmi Dan Sinergi, Kepala Kantor Imigrasi Kerinci Kunjungi Kantor Imigrasi Belakang Padang

8 September 2026 - 13:01 WIB

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri Dan Nasional

8 September 2026 - 12:44 WIB

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Batam Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

8 September 2026 - 12:30 WIB

Trending di Batam