Maklumatkepri.com. Batam-Kedatangan Panglima Sulung LMB Kepri Kota Batam, Dato’ Lukman Hakim, disambut penuh khidmat oleh warga serta jajaran Hulubalang di Kecamatan Batu Ampar, Sabtu, 5/9/26
Turut hadir mendampingi Panglima Sulung, Timbalan 1 Panglima Sulung Dato’ Januarja, Laksamana Tengku Sofyan, Timbalan Laksamana Dato’ Zakaria, Dato’ Yusuf, dan Tim Inti Pengawalan Panglima yang dikoordinator Dato’ Murwanto dan Dato’ Wahab. Turut hadir juga jajaran pengurus LMB Kepri Kota Batam.

Acara dibuka oleh Pak Itam selaku Pembawa Acara dan Tokoh Masyarakat Melayu Batu Ampar. Sebagai tuan rumah, Hulubalang Kecamatan Batu Ampar Dato’ Dani Agus bersama Sekretaris Dato’ Roky Winokan memimpin barisan Hulubalang Kecamatan Batu Ampar dalam prosesi penyambutan.
Hulubalang Kecamatan Batu Ampar dengan semangat tinggi menyatakan komitmennya untuk memperkuat barisan LMB Kepri Kota Batam di wilayah Batu Ampar.
Hadir pula perwakilan Hulubalang dari Kecamatan Bengkong, Lubuk Baja, dan kecamatan lainnya se-Kota Batam. Semangat kebersamaan Melayu begitu terasa dalam pertemuan ini.
Dalam sambutannya Pak Itam menyampaikan:
“Kehadiran Panglima Sulung beserta jajaran adalah kehormatan besar bagi kami. Ini bukti nyata LMB hadir dan menguatkan tali silaturahmi dengan masyarakat.”
Panglima Sulung Dato’ Lukman Hakim dalam arahannya menceritakan sejarah berdirinya LMB Kepri. Beliau menjelaskan bahwa LMB Kepri lahir dari semangat kebersamaan para tokoh dan pemuda Melayu untuk menjaga marwah, adat, dan budaya Melayu di Kepulauan Riau.

“LMB Kepri Kota Batam sekarang sudah besar. Tapi Alhamdulillah, hari demi hari semakin bertambah orang yang bergabung bersama LMB Kepri Kota Batam. Ini bukti bahwa masyarakat percaya dan ingin bersama-sama membesarkan rumah Melayu kita,” tegas Panglima Sulung.
Sejak awal berdiri, LMB berkomitmen menjadi rumah besar bagi masyarakat Melayu, sebagai wadah perjuangan, silaturahmi, dan pelestarian nilai-nilai adat istiadat. Hingga saat ini, LMB Kepri terus bergerak dan berkembang di setiap kecamatan dan kampung untuk mempererat persatuan.
“LMB ini bukan milik perorangan. LMB adalah milik kita bersama. Dulu kita mulai dari langkah kecil, hari ini kita sudah besar karena kekompakan. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan membesarkan lagi, agar anak cucu kita tetap bangga menjadi Melayu,” lanjutnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama salah satu warga Batu Ampar. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan aspirasi terkait permasalahan Kampung Tua yang ada di Batam. Warga berharap LMB Kepri Kota Batam dapat terus menjadi wadah dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Kampung Tua.
Menanggapi hal tersebut, Panglima Sulung menegaskan:
“Kampung Tua adalah bagian dari sejarah dan jati diri kita sebagai orang Melayu. Bersama Timbalan 1 Dato’ Januarja, Laksamana Tengku Sofyan, Timbalan Laksamana Dato’ Zakaria, Dato’ Yusuf, dan Tim Inti Pengawalan Panglima, kami berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Amanah warga akan menjadi perhatian utama kami.”
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Di akhir acara, Panglima Sulung juga menyampaikan rencana lanjutan:
“InsyaAllah, setelah Batu Ampar kita akan bersilaturahmi ke Kecamatan Bengkong. Kita kuatkan barisan, kita eratkan silaturahmi dari kampung ke kampung.”
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Warga Batu Ampar berharap kunjungan ini menjadi langkah nyata LMB Kepri Kota Batam dalam menjaga adat dan mempererat persatuan Melayu di Batam.
LMB KEPRI KOTA BATAM JAYA! MELAYU BERMARWAH!








