Maklumatkepri.com. Langsa-Pimpinan Daerah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Kota Langsa melaksanakan Latihan Kader Masjid (LKM) di Gampong Buket Metuah, Kecamatan Langsa Timur, sebagai upaya mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islam.
Kegiatan yang diikuti puluhan remaja masjid ini merupakan bagian dari komitmen PRIMA DMI Kota Langsa dalam menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan karakter, dan laboratorium lahirnya pemimpin umat.

Ketua PD PRIMA DMI Kota Langsa, Teuku Muhammad Al Azmi, S.Sos, mengatakan bahwa kaderisasi merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Masjid harus menjadi tempat lahirnya para pemimpin umat. Karena itu, PRIMA DMI berkomitmen menjadikan masjid sebagai laboratorium kaderisasi yang membentuk pemuda berakhlak, memiliki kemampuan memimpin, serta siap mengabdi kepada agama, masyarakat, dan bangsa,” kata Al Azmi.
Ia menjelaskan, melalui Latihan Kader Masjid, para peserta dibekali berbagai materi, mulai dari kepemimpinan Islami, manajemen organisasi, komunikasi dakwah, penguatan karakter, hingga peran strategis remaja masjid dalam membangun kehidupan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan remaja masjid memiliki posisi penting sebagai motor penggerak berbagai kegiatan kemasjidan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama PRIMA DMI Kota Langsa.
“Kami ingin melahirkan kader-kader yang tidak hanya aktif memakmurkan masjid, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan memberikan solusi bagi berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PRIMA DMI Kota Langsa berharap setiap masjid memiliki kader-kader unggul yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan umat di masa mendatang. Dengan kaderisasi yang berkelanjutan, masjid diharapkan semakin berperan sebagai pusat pembinaan generasi muda yang religius, produktif, dan berdaya saing.












