Perkuat Pertahanan Negara, Pemko Batam Kirim 35 ASN Ikuti Seleksi Komcad Putra Aceh Rahmat Al Qahhar Kecam Keras Dugaan Penembakan Warga Di Pidie: Darah Kembali Tumpah Di Tanah Aceh, Usut Tuntas PB PII Sampaikan 7 Rekomendasi Strategis dalam RDPU Komisi III DPR RI, Dukung RUU Perampasan Aset yang Berkeadilan Indonesia Darurat Kemanusiaan Dan Ekologi: Istana Sibuk Saling Sikut Kepentingan, Rakyat Dan Alam Menanggung Korban Penataan Reklame Batam Mengacu Masterplan, Tujuh Permohonan Disetujui Surat Terbuka Untuk Bapak Presiden RI Prabowo Subianto

Kepri

BPBD Lingga Kerahkan Truk Tangki ke Desa Musai, Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

badge-check


					BPBD Lingga Kerahkan Truk Tangki ke Desa Musai, Distribusikan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Perbesar

MaklumatKepri.com, Lingga-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lingga bergerak cepat merespons keluhan warga Desa Musai, Kecamatan Lingga, yang tengah kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.

Satu unit truk tangki air dikerahkan untuk menyuplai kebutuhan warga. Dalam kegiatan tersebut, BPBD Lingga tidak sendiri. Anggota Lanal Dabo Singkep serta Yonif 849/Beladau Sakti turut membantu proses distribusi air bersih.
“Kita dibantu anggota Lanal dan juga Yonif 849/Beladau Sakti,” kata Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal kepada Batamnews, Kamis (12/2/2026) sore.

Okta berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang selama beberapa bulan terakhir terdampak panas berkepanjangan.
“Hari ini kami kembali mendistribusikan air bersih untuk masyarakat Desa Musai. Semoga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

Distribusi air bersih dilakukan sebagai respons atas kondisi sulitnya akses air yang dialami warga sejak kemarau melanda Kabupaten Lingga. Sumber air yang biasa dimanfaatkan warga mulai mengering.

Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Musai, Muslim M, sebelumnya mengungkapkan bahwa warga terpaksa mengambil air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami sudah cukup lama juga kesulitan air bersih. Orang kampung saat ini ngambil air di sungai,” kata dia kepada wak media, Kamis (12/2/2026) siang.

Menurut Muslim, bak penampungan air di desa mereka saat ini dalam kondisi kosong. Sementara dam atau bak penampungan yang ada ukurannya kecil dan tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan warga.
“Sungai yang di buat dam (bak penampungan) itu tidak besar. Sekarang kami memanfaatkan air yang ada di anak sungai yang dekat PLN itu. Disitu lah masyarakat kampung ambil air,” pungkas dia.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030

2 November 2026 - 18:11 WIB

Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional

2 November 2026 - 18:07 WIB

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global

31 Oktober 2026 - 23:40 WIB

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Trending di Kepri