MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

Uncategorized

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla

badge-check


					Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla Perbesar

Maklumatkepri.com. Kuala Lumpur-Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggunakan bahasa Jawa. Pesan tersebut berisi desakan agar pemerintah Indonesia segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap hingga melintasi perbatasan dan berdampak ke Malaysia.

Pernyataan itu disampaikan Kalam dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia yang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran 2027, Rabu (21/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kalam meminta Prabowo segera mengambil tindakan nyata untuk memadamkan titik-titik kebakaran, menghentikan praktik pembakaran lahan, serta memperkuat upaya pencegahan agar persoalan kabut asap tidak terus berulang setiap tahun.

Persoalan karhutla yang menimbulkan kabut asap lintas batas menjadi perhatian karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di Indonesia, tetapi juga negara-negara tetangga, termasuk Malaysia.

Desakan Kalam tersebut menyoroti pentingnya penanganan karhutla secara serius dan berkelanjutan. Upaya pemadaman, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, serta pencegahan kebakaran dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kabut asap yang kembali mengganggu kehidupan masyarakat di kawasan Asia Tenggara. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

60 Tahun KAHMI: Jangan Hanya Berganti Pengurus, Saatnya Berani Berbenah

17 September 2026 - 16:14 WIB

Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri

15 September 2026 - 21:50 WIB

HUT ke 24 GOW, Handayani Ariza : Kita rayakan dengan sederhana dan kebersamaan.

15 September 2026 - 18:45 WIB

Penempatan Pejabat Berdasarkan Hasil Evaluasi dan Aturan Kepegawaian

10 September 2026 - 21:11 WIB

Raja Alam Tegaskan Jangan Sampai Ada Kesenjangan terhadap PPPK Paruh Waktu

22 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Trending di Uncategorized