Menu

Mode Gelap
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Pastikan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza: Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Pelindungan dan Kompetensi Pekerja Migran Pemilihan Ketua RT 05 RW 02 Kampung Tirto Mulyo Pinang Kencana Sukses Digelar Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

Dunia

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Tak Sadarkan Diri, Dirawat di Qom Iran!

badge-check


					Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI

MaklumatKepri.Com. Taheran-Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di kota suci Qom. Informasi ini diungkap oleh laporan media Inggris The Times yang mengutip penilaian intelijen berdasarkan sumber diplomatik.

Menurut laporan tersebut, Mojtaba Khamenei mengalami kondisi medis serius sehingga tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan maupun mengambil keputusan strategis. Memo diplomatik yang menjadi dasar laporan itu disebut berasal dari gabungan analisis intelijen Amerika Serikat dan Israel yang kemudian dibagikan kepada sekutu mereka di kawasan Teluk.

“Mojtaba Khamenei dirawat di Qom dalam kondisi parah dan tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan rezim,” demikian kutipan isi memo yang dilaporkan The Times, Selasa (7/4/2026).

Laporan ini juga menjadi yang pertama kali mengungkap lokasi keberadaan Mojtaba secara publik sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu. Sebelumnya, ia diyakini mengalami luka dalam serangan awal yang terjadi pada 28 Februari.

Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dalam dokumen yang sama, disebutkan bahwa jenazah Ali Khamenei tengah dipersiapkan untuk dimakamkan di Qom, yang merupakan salah satu kota paling suci dalam tradisi Islam Syiah.

Lebih lanjut, laporan tersebut mengungkap bahwa badan intelijen Amerika dan Israel diyakini telah mengetahui lokasi Mojtaba sejak beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini ia belum pernah tampil di hadapan publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, meskipun sejumlah pernyataan resmi telah dikaitkan dengannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei maupun situasi kepemimpinan terkini di negara tersebut.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Supertanker Iran Lolos Blokade AS, Terpantau Berlayar di Perairan Indonesia

3 Mei 2026 - 17:27 WIB

Vietnam Juara Piala AFF U-17 di Kandang Indonesia

25 April 2026 - 20:12 WIB

Berapa lama Iran bertahan menghadapi blokade Hormuz dan berapa lama lagi AS bisa bertahan?

25 April 2026 - 17:53 WIB

Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu

22 April 2026 - 08:48 WIB

Seleksi Jpt Tangsel Jadi Sorotan, Ketum Gharis: Walikota Jangan Asal Pilih Nomor Satu Jika Miskin Kompetensi Teknis!

14 April 2026 - 18:08 WIB

Trending di Dunia