Menu

Mode Gelap
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Pastikan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza: Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Pelindungan dan Kompetensi Pekerja Migran Pemilihan Ketua RT 05 RW 02 Kampung Tirto Mulyo Pinang Kencana Sukses Digelar Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

Dunia

Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu

badge-check


					PM Hungaria Peter Magyar (Foto: AFP) Perbesar

PM Hungaria Peter Magyar (Foto: AFP)

Maklumatkepri.com. Hungaria-Perdana Menteri terpilih Hungaria Peter Magyar menyatakan komitmennya untuk menahan Perdana Menteri penjajah Israel Benjamin Netanyahu apabila yang bersangkutan menginjakkan kaki di wilayah negaranya. Sikap tersebut berkaitan dengan kewajiban Hungaria sebagai anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Magyar menegaskan bahwa pemerintahannya akan tetap mempertahankan keanggotaan Hungaria di ICC dan membatalkan langkah penarikan diri yang sebelumnya diinisiasi oleh pemerintahan terdahulu. Ia juga menilai bahwa setiap negara anggota memiliki tanggung jawab untuk menjalankan keputusan hukum yang telah ditetapkan oleh lembaga tersebut.

Pernyataan ini muncul seiring adanya surat perintah penangkapan dari ICC terhadap Netanyahu, yang dikeluarkan atas dugaan keterlibatan dalam kejahatan perang serta pelanggaran kemanusiaan terkait konflik di Gaza. Sebagai bagian dari komunitas negara anggota, Hungaria secara prinsip diwajibkan mematuhi keputusan tersebut.

Sebelumnya, di bawah kepemimpinan Viktor Orban, Hungaria mengambil langkah berbeda dengan tidak menindaklanjuti perintah penangkapan tersebut ketika Netanyahu berkunjung ke Budapest. Bahkan, pemerintah saat itu sempat mengumumkan rencana keluar dari ICC, yang secara tidak langsung memberikan perlindungan diplomatik terhadap Netanyahu.

Magyar, yang memenangkan pemilu dan dijadwalkan mulai menjabat pada awal Mei, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut akan diubah. Ia menargetkan penghentian proses keluar dari ICC dan memastikan Hungaria tetap berada dalam kerangka hukum internasional.

Ketika dimintai tanggapan mengenai kemungkinan kunjungan Netanyahu di masa mendatang, Magyar memberikan pernyataan tegas

“Saya telah menjelaskan hal ini kepada Perdana Menteri Israel juga … pemerintah Tisza (partai yang dipimpin Magyar-red) memiliki niat kuat untuk menghentikan ini dan memastikan bahwa Hungaria akan tetap menjadi anggota ICC,” pungkasnya.

Ia kemudian menambahkan “Jika suatu negara adalah anggota ICC dan seseorang yang diburu oleh ICC memasuki wilayah kami, maka orang tersebut harus ditahan.” tambahnya.

Meski demikian, penerapan surat perintah ICC tidak selalu berjalan seragam di semua negara. Sejumlah negara lain memiliki pandangan berbeda terkait kewajiban tersebut, terutama ketika berhadapan dengan aturan internasional lain seperti kekebalan diplomatik.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Supertanker Iran Lolos Blokade AS, Terpantau Berlayar di Perairan Indonesia

3 Mei 2026 - 17:27 WIB

Vietnam Juara Piala AFF U-17 di Kandang Indonesia

25 April 2026 - 20:12 WIB

Berapa lama Iran bertahan menghadapi blokade Hormuz dan berapa lama lagi AS bisa bertahan?

25 April 2026 - 17:53 WIB

Seleksi Jpt Tangsel Jadi Sorotan, Ketum Gharis: Walikota Jangan Asal Pilih Nomor Satu Jika Miskin Kompetensi Teknis!

14 April 2026 - 18:08 WIB

Gencatan Senjata Iran-AS Terancam Batal, Israel Terus Gempur Lebanon, Apa yang Terjadi?

9 April 2026 - 22:09 WIB

Trending di Dunia