Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri Salurkan 500 Paket Sembako, Perkuat Kesejahteraan Sosial di Tanjungpinang Diskominfo Kepri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, SIGAJIAN Resmi Terintegrasi Tanda Tangan Elektronik Panglima TNI Kunjungi Kepri, Amsakar Sambut di Batam Sebelum Bertolak ke Lingga Lantik Pengurus IPMB, Li Claudia Ajak Pendeta Jaga Kerukunan Umat Beragama Wali Kota Lis Tegaskan, Kuliner Kudapan Khas Melayu Harus Dihidangkan di Setiap Kegiatan Pemerintah Wali Kota Lis: Kartu Bima Sakti Permudah Akses Bantuan Warga Tanjungpinang

Batam

Akhir Pekan Membludak: Wisatawan Serbu Pelabuhan Sekupang, Belakang Padang Jadi Primadona Liburan Lokal

badge-check


					Akhir Pekan Membludak: Wisatawan Serbu Pelabuhan Sekupang, Belakang Padang Jadi Primadona Liburan Lokal Perbesar

Maklumatkepri.com. Batam-Suasana Jum’at pagi (1/5) di kawasan Sekupang tampak berbeda dari biasanya. Deretan penumpang memenuhi pelabuhan pengumpan dengan wajah-wajah penuh semangat, membawa tas, bekal, dan harapan akan liburan singkat yang menyenangkan. Di bawah atap pelabuhan yang sederhana, antrean mengular rapi sebagian duduk menunggu giliran, sebagian lagi berdiri sambil memandangi laut yang tenang, seakan tak sabar untuk segera menyeberang.

Akhir pekan kali ini menjadi momentum bagi wisatawan lokal untuk melepas penat. Tujuan mereka jelas: Belakang Padang, sebuah pulau yang dikenal dengan pesona budaya Melayu yang kental, suasana tenang, serta keramahan masyarakatnya. Perjalanan laut yang tidak terlalu jauh justru menjadi bagian dari pengalaman hembusan angin laut, percikan air, dan panorama pulau-pulau kecil menjadi pembuka cerita sebelum tiba di tujuan.

Lonjakan penumpang terlihat signifikan sejak pagi hari. Petugas pelabuhan tampak sigap mengatur arus naik turun penumpang demi menjaga keselamatan dan ketertiban.

Fenomena ini bukan tanpa sebab. Belakang Padang kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata alternatif yang menawarkan keaslian mulai dari kuliner khas hingga spot-spot alami yang masih terjaga. Bagi warga Batam dan sekitarnya, pulau ini menjadi pilihan ideal untuk “healing” tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, menyambut positif meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut. Ia menilai, antusiasme masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa potensi wisata lokal semakin diminati.

“Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Belakang Padang, khususnya di akhir pekan seperti ini. Ini menunjukkan bahwa pariwisata lokal kita memiliki daya tarik yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak kecamatan bersama masyarakat terus berupaya menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan agar wisatawan merasa betah.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, ramah, dan bersih. Karena pengalaman yang baik dari wisatawan akan menjadi cerita yang terus membawa lebih banyak orang datang ke Belakang Padang,” tambahnya.

Tak hanya sektor pariwisata, geliat ekonomi lokal pun ikut terdongkrak. Kehadiran wisatawan dalam jumlah besar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kedai kopi, warung makan, hingga penjual oleh-oleh khas tampak dipadati pengunjung sejak pagi.

Salah satu pelaku UMKM di Kedai Kopi Ameng mengaku merasakan lonjakan yang cukup signifikan. Dalam satu akhir pekan, jumlah pelanggan bisa meningkat drastis dibanding hari biasa.

“Alhamdulillah, sejak beberapa bulan terakhir, apalagi tiap akhir pekan, kedai kami selalu ramai. Kadang sampai kehabisan tempat duduk. Omzet juga naik cukup drastis dibanding hari biasa,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak wisatawan yang datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga merasakan suasana khas pulau yang tidak mereka temukan di kota.

“Pengunjung suka suasana di sini santai, dekat laut, dan lebih terasa kekeluargaan. Harapan kami, kondisi seperti ini bisa terus berlanjut, supaya UMKM di Belakang Padang semakin berkembang,” tuturnya.

Di tengah hiruk-pikuk pelabuhan hingga ramainya sudut-sudut kampung, tampak keluarga, pasangan muda, hingga rombongan sahabat yang antusias menikmati akhir pekan mereka. Ada yang sibuk mengabadikan momen, ada pula yang sekadar menikmati suasana sambil berbincang santai.

Gelombang wisatawan ini menjadi bukti bahwa pesona pulau-pulau kecil di Batam tak pernah kehilangan daya tariknya. Belakang Padang, dengan segala kesederhanaan dan kehangatannya, bukan hanya menjadi tempat berlibur, tetapi juga ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat lokal tempat di mana cerita-cerita kecil tentang usaha dan harapan terus hidup, seiring datangnya para pengunjung yang tak henti berdatangan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Panglima TNI Kunjungi Kepri, Amsakar Sambut di Batam Sebelum Bertolak ke Lingga

4 Agustus 2026 - 20:44 WIB

Lantik Pengurus IPMB, Li Claudia Ajak Pendeta Jaga Kerukunan Umat Beragama

4 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Pemko Batam Perkuat Standar Pelayanan, Firmansyah: SOP Harus Permudah Masyarakat

4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Kejaksaan Turun ke Sei Beduk, Pipa Berstatus Tak Jelas Diduga Ganggu Proyek Drainase Bernilai Rp15 Miliar

3 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Ekonomi Batam Diproyeksikan Tumbuh hingga 7,4 Persen, Pemko Naikkan Target Pendapatan Daerah

3 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Trending di Batam