Menu

Mode Gelap
Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas Dari 300 Masjid, 24 Terpilih Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern di MRBJ Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu! Bimba Happy Smart Cabang Karawang Resmi Dibuka, Dorong Pendidikan Anak yang Menyenangkan

Nasional

Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT

badge-check


					Rekrutmen Ribuan Manajer Koperasi Merah Putih Dibuka, Statusnya PKWT Perbesar

Maklumatkepri.com. Jakarta-Pemerintah membuka rekrutmen posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk 30 ribu orang. Mereka yang berstatus manajer tersebut tidak akan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

“Untuk memastikan operasional berjalan profesional, panitia seleksi pengadaan sumber daya manusia Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih juga telah membuka rekrutmen untuk 30.000 calon manajer KDKMP,” kata Qodari.

Puluhan ribu manajer KDKMP tersebut bakal dinaungi salah satu BUMN yang juga menjadi penanggung jawab Koperasi Desa, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Yang selanjutnya nanti akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara,” imbuhnya.

Qodari menuturkan tim seleksi mencatat ada 600 ribu pelamar posisi manajer KDKMP per 17 Mei 2026. Hasil seleksi, sebanyak 438 ribu pelamar dinyatakan lolos tahap administrasi.

Dari jumlah itu, sebanyak 101 ribu lolos tahap kompetensi. Seratusan ribu orang itu kemudian mengikuti tes mental, ideologi, serta pemeriksaan kesehatan pada 20-31 Mei 2026.

“Pelamar yang lolos akan berstatus pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama dua tahun, sesuai dengan perencanaan program pada masa penguatan awal koperasi,” jelasnya.

“Mereka bukan berstatus ASN, PPPK, maupun CPNS. Jadi, skemanya adalah PKWT selama 2 tahun,” ungkap Qodari menambahkan.

Qodari juga menyebut pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 80 ribu unit KDMP se-Indonesia hingga 2029 dan berlangsung hingga saat ini.

Sebanyak 1.061 KDKMP telah beroperasi di Jawa Timur dan di Jawa Tengah hingga 8 Juni 2026. Sebanyak 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah.

“Sebanyak 23.010 titik sedang dalam proses pembangunan, dengan 12.232 titik di antaranya telah rampung secara fisik dan kini memasuki tahapan persiapan operasional,” tuturnya.

“Berdasarkan informasi dari PT Agrinas Pangan, sebanyak 20.000 titik ditargetkan dapat diresmikan pada Agustus yang akan datang,” lanjut papar Qodari menyampaikan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal

13 September 2026 - 21:39 WIB

Maluku Utara Diusulkan Jadi Calon Tuan Rumah Muktamar Nasional PII

13 September 2026 - 14:48 WIB

Sekolah Owner: Strategi Pengusaha Muda Tatap Peluang Ekonomi Global

12 September 2026 - 09:59 WIB

PII Wati Rayakan Hari Lahir ke-62, Melisa: Tumbuh Berdaya, Merawat Diri, Menginspirasi Negeri

11 September 2026 - 17:45 WIB

PII Wati Luncurkan Rumah Aman Sahabat, Hadirkan Ruang Perlindungan bagi Perempuan dan Anak

11 September 2026 - 16:55 WIB

Trending di Nasional