Maklumatkepri.com. Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan Golongan III Gelombang II Tahun 2026 bagi peserta dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga. Kegiatan yang diselenggarakan melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tersebut berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Senin (13/7/2026).
Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam perjalanan karier seorang CPNS. Selain menjadi proses pembentukan karakter dan kompetensi, pelatihan tersebut juga merupakan syarat wajib sebelum seorang CPNS diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Kabupaten Lingga, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Bapelkes Batam yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS. Semoga kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Firmansyah.
Ia menjelaskan bahwa setiap CPNS hanya memiliki satu kesempatan untuk mengikuti Latsar. Apabila peserta dinyatakan tidak lulus, maka yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan proses pengangkatan sebagai PNS.
Karena itu, Firmansyah meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh agar dapat menyelesaikannya dengan hasil terbaik.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini secara optimal dan lulus dengan hasil yang memuaskan sehingga nantinya dapat diangkat menjadi PNS,” katanya.
Menurut Firmansyah, Latsar bertujuan mengembangkan kompetensi CPNS secara terintegrasi. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan menunjukkan sikap bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas, serta memahami kedudukan dan peran ASN dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di akhir sambutannya, ia berpesan agar seluruh materi yang diperoleh, mulai dari pembelajaran Massive Open Online Course (MOOC), distance learning, hingga pembelajaran klasikal, dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas kedinasan.
“Implementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan publik yang semakin berkualitas sesuai harapan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bapelkes Batam, Khaerudin, S.Kep., Ners., M.K.M., mengatakan Latsar CPNS dirancang untuk membangun kompetensi peserta secara menyeluruh. Pelatihan tersebut tidak hanya memperkuat pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk integritas moral, kejujuran, semangat nasionalisme, karakter yang bertanggung jawab, serta profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing.
Ia menjelaskan, struktur pembelajaran menggunakan metode blended learning selama 647 jam pelajaran atau 63 hari. Proses pembelajaran memadukan metode daring dan klasikal yang terbagi dalam tiga tahapan pembelajaran.
Khaerudin juga melaporkan bahwa Latsar CPNS Gelombang II diikuti sebanyak 124 peserta. Rinciannya, Pemerintah Kabupaten Lingga mengirimkan 120 peserta yang terdiri atas 62 CPNS Golongan III dan 58 CPNS Golongan II. Sementara Pemerintah Kota Batam mengirimkan empat peserta CPNS Golongan III.
Sumber: MC Batam
Redaksi: Joni








