Menu

Mode Gelap
HUT ke 24 GOW, Handayani Ariza : Kita rayakan dengan sederhana dan kebersamaan. Kualitas Udara Memburuk, Siswa PAUD hingga SMP di Tanjungpinang Belajar Daring MTQ Nasional 2026, Lis Darmansyah Beri Dukungan Langsung untuk Qori-Qoriah Tanjungpinang BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun Anak Gang Naik Kelas: Inisiatif Di Kelas Pinggir Jakarta Menghimpun Solidaritas Lintas Komunitas Amsakar Dorong Percepatan Pembangunan Batam, Air Bersih hingga Infrastruktur Jadi Prioritas

Jakarta

Anak Gang Naik Kelas: Inisiatif Di Kelas Pinggir Jakarta Menghimpun Solidaritas Lintas Komunitas

badge-check


					Anak Gang Naik Kelas: Inisiatif Di Kelas Pinggir Jakarta Menghimpun Solidaritas Lintas Komunitas Perbesar

Maklumatkepri.com. Jakarta-Berangkat dari keresahan terhadap masih terbatasnya akses pendidikan bagi sebagian anak muda di wilayah pinggiran kota, Di Kelas Pinggir Jakarta (DKP) menginisiasi gerakan “Anak Gang Naik Kelas”, sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, anak muda, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun akses pendidikan yang lebih inklusif.

Inisiatif ini lahir dari keyakinan sederhana: setiap anak, dari mana pun ia berasal, berhak memiliki kesempatan untuk belajar dan bermimpi. Gang, kampung, dan ruang-ruang pinggir kota tidak semestinya menjadi batas bagi seseorang untuk menentukan masa depannya.

Dalam pelaksanaannya, Anak Gang Naik Kelas melibatkan berbagai komunitas dan kelompok anak muda, di antaranya 294 Jakarta, PMKK Crew, Skate Spik, Matramaners, dan GEMURA (Gerakan Muda Untuk Rakyat). Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap pendidikan dapat tumbuh dari berbagai ruang dan latar belakang.

Bagi DKP, kolaborasi bukan sekadar mengumpulkan banyak nama dalam satu kegiatan. Ia adalah upaya mempertemukan berbagai energi yang selama ini tumbuh di jalanan, tongkrongan, komunitas, dan ruang-ruang masyarakat agar bergerak dalam satu kerja bersama: membuka lebih banyak pintu bagi anak-anak untuk mendapatkan kesempatan pendidikan.

Anak Gang Naik Kelas diselenggarakan secara gratis tanpa HTM. Para peserta justru diajak membawa beras serta perlengkapan sekolah yang sudah tidak terpakai. Donasi yang terkumpul kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar dan penerima manfaat program beasiswa.

Skema tersebut menjadi bagian dari semangat gerakan: datang untuk belajar, pulang dengan meninggalkan sesuatu yang bermanfaat.

Tidak berhenti pada satu kegiatan, Anak Gang Naik Kelas juga menjadi bagian dari ikhtiar membangun keberlanjutan akses pendidikan melalui program beasiswa PASANG BADAN — Program Akses Sekolah Alternatif Anak Gang Serta Bantuan Akademik. Program ini dirancang sebagai salah satu upaya untuk membantu anak-anak dari lingkungan yang memiliki keterbatasan akses agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya.

Kegiatan yang telah selesai terselenggara ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang. DKP bersama para kolaborator melihat bahwa persoalan pendidikan tidak dapat diselesaikan melalui satu acara atau satu kelompok saja. Diperlukan jejaring solidaritas yang terus tumbuh dan bekerja dari bawah, dekat dengan masyarakat, serta memahami persoalan yang dihadapi secara langsung.

“Anak Gang Naik Kelas” pada akhirnya bukan hanya tentang sebuah acara. Ia adalah tentang keberanian untuk percaya bahwa anak-anak yang tumbuh dari gang juga berhak memiliki mimpi yang besar.

Sebab pendidikan tidak seharusnya hanya menjadi milik mereka yang lahir dengan banyak pilihan.

Kami lahir di gang, untuk mimpi yang besar.

Dari gang, kita belajar.
Dari gang, kita bergerak.
Dan dari gang, kita naik kelas bersama.

Penulis: Yusuf Wicaksono
Editor  : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Universitas Paramadina Dorong Generasi Muda Cerdas Finansial dan Aman di Era Digital

3 September 2026 - 07:05 WIB

Ojol Merah Putih Serukan Semangat Persatuan & Kesatuan Bangsa

24 Agustus 2026 - 21:00 WIB

IKBM Jakarta Galang Dana untuk Korban Gempa Nusa Tenggara Timur

24 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Jefry Mahasiswa Jakarta Asal Kalbar Soroti Karhutla di Kalimantan: Jangan Tunggu Asap Menyebar

24 Agustus 2026 - 02:56 WIB

APMAALA Dorong Pemekaran Aceh Leuser Antara Jadi Solusi, Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga

21 Agustus 2026 - 22:22 WIB

Trending di Jakarta