Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Kepri

Pembangunan Rally Padel di Sei Panas Diduga Tutup Saluran Drainase, Warga Khawatir Ancaman Banjir di Bengkong Meningkat

badge-check


					Pembangunan Rally Padel di Sei Panas Diduga Tutup Saluran Drainase, Warga Khawatir Ancaman Banjir di Bengkong Meningkat Perbesar

MaklumatKepri.com, Batam-Proyek yang berada tepat di seberang SPBU Sei Panas ini disinyalir melakukan penimbunan yang menutup saluran drainase (parit) induk di pinggir jalan utama.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sejumlah alat berat excavator sedang beroperasi meratakan tanah merah di lahan tersebut. Pagar seng pembatas proyek sebagian telah terbuka, memperlihatkan tumpukan material tanah dan puing yang menjorok hingga ke bibir jalan, menimbun area yang seharusnya menjadi jalur aliran air.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang serius, terutama potensi banjir yang lebih parah di kawasan hilir.

Hadi, salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksana proyek yang dinilai abai terhadap dampak lingkungan. Menurutnya, penutupan atau penyempitan parit di lokasi tersebut akan berakibat fatal bagi wilayah di sekitarnya.

“Ini paritnya malah ditutup tanah timbunan, padahal drainase ini jalur air vital,” ujar Hadi dengan nada kesal, Senin (16/2/2026).

Hadi menjelaskan bahwa aliran air dari Jalan Laksamana Bintan ini mengarah langsung ke kawasan Bengkong, khususnya area sekitar SMP Negeri 6 Batam. Wilayah tersebut selama ini sudah dikenal sebagai titik rawan banjir setiap kali hujan deras mengguyur Batam.

“Daerah Bengkong, apalagi dekat SMPN 6 itu sudah sering sekali banjir kalau hujan. Itu air kiriman dari atas (Sei Panas). Kalau di sini paritnya ditutup atau tersumbat karena proyek Rally Padel ini, otomatis air akan meluap liar. Bukannya berkurang, banjir di sana pasti makin parah nanti,” tambah Hadi dengan raut wajah khawatir.

Warga berharap pemerintah kota segera turun tangan mengecek perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Peil Banjir dari proyek tersebut sebelum dampak buruk benar-benar terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam telah dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait pengawasan proyek tersebut dan dampaknya terhadap sistem drainase kota. Namun, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau respon resmi terkait masalah ini.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 16:52 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

5 November 2026 - 16:49 WIB

Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre

5 November 2026 - 16:42 WIB

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

5 November 2026 - 03:08 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

5 November 2026 - 03:01 WIB

Trending di Kepri