Menu

Mode Gelap
Amirul Khalish Manik Resmi Ditunjuk sebagai Ketua BPD KAPMI Provinsi Kepulauan Riau 2026-2031 BPP KAPMI Sambut Positif Pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia Pemko Tanjungpinang dan UTM Perkuat Kerja Sama, Buka Ruang Kolaborasi dan Inovasi Pastikan Takaran Tepat dan Adil, Disdagin Tanjungpinang Tera Ulang Timbangan Pedagang di Bintan Center 56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas Solusi Wali Kota, Warga Terdampak Penggusuran KM 15 Dicarikan Tempat Tinggal

Nasional

BPP KAPMI Sambut Positif Pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia

badge-check


					BPP KAPMI Sambut Positif Pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia Perbesar

Maklumatkepri.com. Jakarta-Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) menyambut positif pencalonan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diajukan Presiden Republik Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Wakil Ketua Umum BPP KAPMI, Dr. Indra Guru Resmono, MM, menilai Destry Damayanti memiliki pengalaman dan kapasitas yang relevan untuk memimpin Bank Indonesia menghadapi dinamika perekonomian nasional maupun global.

Menurut Indra, rekam jejak Destry di bidang ekonomi, perbankan, pasar keuangan, stabilitas sistem keuangan hingga kebijakan moneter menjadi modal penting dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan bank sentral.

“Destry Damayanti merupakan figur teknokrat yang memiliki pengalaman panjang dan pemahaman mendalam terhadap dunia perbankan, pasar keuangan, stabilitas sistem keuangan, dan kebijakan moneter. Dalam situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, pengalaman tersebut merupakan modal penting untuk membawa Bank Indonesia menjaga stabilitas sekaligus mendukung akselerasi pembangunan nasional,” ujar Indra.

Destry diketahui memiliki pengalaman sebagai ekonom dan peneliti, pernah menjabat Chief Economist Mandiri Sekuritas dan Chief Economist Bank Mandiri, serta menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sejak 2019, Destry dipercaya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Pada 2024, ia kembali dipercaya menduduki posisi tersebut untuk periode berikutnya.

BPP KAPMI memandang pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting di tengah tantangan perekonomian yang semakin kompleks.

Bank Indonesia dinilai membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga stabilitas sekaligus menciptakan ruang bagi pertumbuhan ekonomi.

Indra mengatakan tantangan tersebut antara lain menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, memperkuat sistem keuangan, meningkatkan intermediasi perbankan serta memastikan kebijakan moneter tetap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita membutuhkan keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. Kebijakan moneter tidak cukup hanya dilihat dari tingkat suku bunga, tetapi harus menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional,” katanya.

Menurutnya, stabilitas nilai rupiah dapat memberikan kepastian bagi dunia usaha, sementara sistem keuangan yang sehat dapat memperkuat kepercayaan investor.

Di sisi lain, intermediasi perbankan yang semakin efektif diperlukan agar pembiayaan dapat mengalir lebih optimal ke sektor produktif.

BPP KAPMI secara khusus berharap kebijakan Bank Indonesia ke depan dapat semakin memperluas akses pembiayaan bagi sektor usaha produktif, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), industri, pertanian, perdagangan serta sektor strategis lainnya.

Selain itu, KAPMI mendorong lima agenda strategis apabila Destry Damayanti mendapatkan persetujuan DPR RI dan ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Pertama, memperkuat stabilitas rupiah dan kredibilitas kebijakan moneter.

Kedua, mempercepat penurunan biaya intermediasi sekaligus meningkatkan akses pembiayaan sektor produktif.

Ketiga, memperkuat sinergi kebijakan moneter, fiskal dan sektor keuangan dengan tetap menjaga independensi Bank Indonesia.

Keempat, mendorong transformasi ekonomi digital. Kelima, memastikan kebijakan Bank Indonesia memiliki orientasi yang semakin kuat terhadap penguatan ekonomi rakyat.

“Tantangan Gubernur BI ke depan tidak ringan. Indonesia membutuhkan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas rupiah dan inflasi, tetapi pada saat yang sama membuka ruang bagi pertumbuhan kredit, investasi, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Indra.

BPP KAPMI juga menegaskan menghormati proses konstitusional dalam penetapan Gubernur Bank Indonesia, termasuk mekanisme uji kepatutan dan kelayakan yang akan dilakukan DPR RI.

KAPMI berharap seluruh tahapan tersebut dapat berlangsung secara transparan, profesional dan objektif dengan mengedepankan kepentingan ekonomi nasional.

“Pada akhirnya, kepemimpinan Bank Indonesia harus mampu memperkuat kepercayaan pasar, menjaga stabilitas sistem keuangan dan memastikan kebijakan moneter memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif, produktif, berkelanjutan dan berkeadilan,” pungkas Indra. (Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Bawa Dana Wakaf Istiqlal ‘Nyebur’ ke Pasar Modal, Siapa yang Berani Jamin Keamanannya?

10 Agustus 2026 - 05:08 WIB

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya

9 Agustus 2026 - 21:18 WIB

DPP GEMURA Audiensi dengan Sufmi Dasco Ahmad, Soroti AI dan Cyber Security demi Masa Depan Indonesia

7 Agustus 2026 - 22:25 WIB

Solid dan Bergerak: Ini 7 Hasil Keputusan Pleno BPP KAPMI

7 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Lis Darmansyah Dorong Paguyuban Jadi Perekat Kerukunan dan Pelestari Budaya di Tanjungpinang

6 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Trending di Nasional