Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Uncategorized

Iran Sebut Tiga Poin Proposal Gencatan Senjata Dilanggar Jelang Negosiasi dengan AS

badge-check


					Foto: Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s Parliament Speaker Mohammad Bagher Ghalibaf. Images regenerated by Gemini AI

MaklumatKepri.Com. Teheran-Iran menyatakan bahwa tiga klausul penting dalam proposal gencatan senjata telah dilanggar menjelang rencana perundingan dengan Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Jumat mendatang. Kondisi ini dinilai membuat peluang tercapainya kesepakatan damai semakin tidak realistis.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Rabu (waktu setempat) mengungkapkan bahwa pelanggaran tersebut mencakup tiga hal utama, yakni pelanggaran gencatan senjata di Lebanon, masuknya drone asing ke wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium.

Dalam pernyataannya di media sosial X, Ghalibaf menegaskan bahwa situasi tersebut menunjukkan ketidakkonsistenan pihak lawan dalam mematuhi kesepakatan awal. Ia menyebut, dalam kondisi seperti ini, pembicaraan bilateral maupun penerapan gencatan senjata menjadi tidak masuk akal untuk dilanjutkan.

Sementara itu, sumber dari Pakistan menyebutkan bahwa delegasi Iran tetap dijadwalkan berangkat ke Islamabad untuk mengikuti perundingan. Delegasi tersebut akan dipimpin langsung oleh Ghalibaf bersama Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Di sisi lain, sempat muncul ketidakpastian terkait kehadiran delegasi Iran. Utusan Iran untuk Pakistan diketahui menghapus unggahan di media sosial yang sebelumnya menyebutkan bahwa rombongan Iran akan tiba di Islamabad pada Kamis malam menjelang perundingan yang dimediasi Pakistan.

Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, dalam unggahan terpisah di X menyatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, tetap menyambut baik rencana kedatangan delegasi Iran untuk melakukan “pembicaraan serius”. Namun, ia juga mengakui adanya skeptisisme akibat pelanggaran gencatan senjata yang berulang, khususnya oleh pihak Israel.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat akan tetap berlangsung sesuai jadwal di tengah meningkatnya ketegangan dan saling tuding pelanggaran kesepakatan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla

24 Oktober 2026 - 05:14 WIB

60 Tahun KAHMI: Jangan Hanya Berganti Pengurus, Saatnya Berani Berbenah

17 September 2026 - 16:14 WIB

Hujan Minim, Kabut Asap dari Kalimantan Masih Berpotensi Masuk Kepri

15 September 2026 - 21:50 WIB

HUT ke 24 GOW, Handayani Ariza : Kita rayakan dengan sederhana dan kebersamaan.

15 September 2026 - 18:45 WIB

Penempatan Pejabat Berdasarkan Hasil Evaluasi dan Aturan Kepegawaian

10 September 2026 - 21:11 WIB

Trending di Uncategorized