Menu

Mode Gelap
Dorong Percepatan Investasi, BP Batam Perkuat Tata Kelola Pertanahan melalui Pelaporan Mandiri LMS 43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif Perhapi Sumsel Siap Perkuat Peran Strategis Pertambangan Menuju Swasembada Energi Nasional Pembinaan Budi Pekerti, Ingatkan Pelajar Jauhi Perundungan hingga Bijak Bermedia Sosial Bukan Sekadar Kisah Perselingkuhan: Di Balik Pembunuhan Bos Bengkel Purwokerto, Jejak Digital Menjadi Kunci Pembuktian Di Forum Nasional, Amsakar Tegaskan Transmigrasi Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

Kepri

Proses Lelang Pekerjaan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bintan, Karimun, dan Lingga Ditarget Dimulai Oktober 2026

badge-check


					Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura didampingi Kadis PUPP Rodi Yantari, Kadinsos Mahadi Rahman meninjau lahan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026). Perbesar

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura didampingi Kadis PUPP Rodi Yantari, Kadinsos Mahadi Rahman meninjau lahan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menggesa pembangunan Sekolah Rakyat. Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, proses lelang pekerjaan tiga Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Kepri pada tahun 2027, sudah dimulai pada Oktober 2026.

Adapun tiga Sekolah Rakyat yang rencananya akan dibangun di Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2027 yakni di Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun.

“Bulan Oktober ini proses lelang sudah harus berjalan. Kalau sesuai jadwal, Februari atau Maret pembangunan fisiknya sudah mulai dilaksanakan,” ujar Nyanyang saat meninjau lahan rencana pembanguan Sekolah Rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026).

Nyanyang menegaskan Pemerintah Provinsi Kepri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait percepatan program tersebut. Dinas PUPP Kepri secara khusus diminta Nyanyang untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk memperoleh desain resmi Sekolah Rakyat yang akan dibangun.

“Karena desain tersebut menjadi acuan penting agar seluruh tahapan perencanaan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya.

Nyanyang menekankan agar seluruh persyaratan administrasi dan teknis terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat harus segera dituntaskan agar Kepri tidak tertinggal dari daerah lain yang juga mengusulkannya.

“Pak Gubernur Ansar Ahmad sangat memberi perhatian terhadap program ini. Kita harus bergerak cepat, jangan sampai terlambat karena daerah lain juga sedang berupaya mendapatkan program yang sama,” tegasnya.

Selain itu, Nyanyang juga menekankan bahwa kesiapan lahan menjadi salah satu faktor utama yang harus segera diselesaikan. Ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar seluruh proses penyediaan lahan dapat tuntas pada Juli mendatang.

“Bulan Juli lahan harus sudah siap semuanya. Kalau lahannya siap, tahapan berikutnya bisa langsung berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Nyanyang juga meminta Pemerintah Kabupaten Bintan, mulai dari Bupati, Wakil Bupati hingga Sekretaris Daerah, untuk terus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan.

“Sekolah Rakyat sangat diharapkan menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan didaerah,” tambahnya lagi.

Nyanyang di kesempatan ini menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga yang terlibat dalam proyek tersebut.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga kementerian terkait.

“Semua pihak harus saling berkoordinasi. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bergerak cepat karena target waktu yang diberikan cukup ketat,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, belum lama ini, Senin (15/6/2026) Gubernur Kepri Ansar Ahmad memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Pada tahun 2026 ini, pembangunan Sekolah Rakyat di Kepulauan Riau akan dilaksanakan di tiga daerah: Kota Tanjungpinang, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mulai mempersiapkan rencana pembanguan Sekolah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau yang akan dibangun di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Gubernur Ansar Ahmad juga secara khusus meminta Kementrian Pekerjaan Umum untuk segera mempercepat proses lelang pekerjaan pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2026. Permintaan disampaikan Gubernur Ansar saat beraudiensi dengan Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti di Jakarta, 11 Juni 2026 lalu.

Sumber: MC KEPRI
Redaksi: Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

43 OPD Pemprov Kepri Rampungkan Bimtek e-Monev KIP 2026, Komitmen Pimpinan Kunci Utama Capaian Predikat Informatif

31 Juli 2026 - 11:11 WIB

Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Kepri TA 2025 Disahkan Menjadi Perda

29 Juli 2026 - 23:21 WIB

Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur

28 Juli 2026 - 21:39 WIB

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 16:23 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 14:20 WIB

Trending di Kepri