Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza memimpin Apel Pengantar Tantingan bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Tanjungpinang tahun 2026, ditandai dengan penyiraman calon Paskibraka sebagai tanda dimulainya pembinaan. Kegiatan dilaksanakan di Halaman Parkir Alltrue Hotel, Jalan Gudang Minyak, Senin (10/8/26).
Kegiatan pembinaan diawali dengan upacara tantingan, yang diwarnai pembacaan naskah Dharma Mulia Putra Indonesia oleh Wakil Wali Kota Raja Ariza, diikuti oleh seluruh calon pengibar bendera.

“Jika adik-adik sudah berketepatan diri, dengan sukarela melatih diri, membina sikap serta meningkatkan kemampuan untuk berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan mengabdi kepada Bangsa dan Negara untuk mencapai masyarakat Pancasila dengan insan-insan Pancasila di dalamnya, adik-adik dipersilakan balik kanan,” ucap Raja Ariza membacakan bagian naskah Dharma Mulia Putra Indonesia.
Usai penyiraman kepada calon Paskibraka dilaksanakan, Raja Ariza terus memberikan semangat dan menyampaikan rasa bangga kepada para pemuda terpilih yang telah melewati proses seleksi ketat.
“Terpilih menjadi anggota Paskibraka ini bukanlah tugas yang mudah, karena diutamakan untuk disiplin, dedikasi, ilmu pengetahuan, ketangguhan, kesabaran, dan ketekunan. Ini adalah amanah besar yang diberikan kepada adik-adik. Tidak semua siswa bisa mendapat kesempatan ini, maka laksanakan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab,” pesan Raja Ariza.
Ia menambahkan, Paskibraka adalah cerminan generasi muda yang kelak menjadi pemimpin bangsa. Proses tantingan menjadi ujian kesanggupan fisik dan mental, termasuk kesiapan meninggalkan kenyamanan rumah demi mengikuti pelatihan intensif.
“Adik-adik harus siap dan semangat untuk menghadapi tugas mengibarkan sang Merah Putih. Jaga kesehatan selama masa pembinaan hingga pelaksanaan 17 Agustus mendatang. Semoga seluruh jajaran dan adik-adik diberi kelancaran serta sukses melaksanakan tugas,” ujarnya.
Sebanyak 56 calon Paskibraka, terdiri dari 29 putra dan 27 putri, resmi memasuki masa karantina atau Desa Bahagia selama 7 hari, dimulai dari tanggal 10 hingga 17 Agustus 2026 untuk menjalani pembinaan menjelang upacara peringatan HUT ke-81 RI.
Sumber: MC TPI
Editor : Redaksi












