Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre Tuan Rumah Tanjungpinang Raih Emas, Perak dan Perunggu pada Cabor Panjat Tebing Porprov VI Kepri Dirjen Otda Siap Fasilitasi Usulan Pembangunan Embung ke Kementerian PU Dandim 0315/Tanjungpinang Silaturahmi, Wali Kota Lis Harapkan Sinergi Terus Terjalin

Kepri

BP Batam Pacu Percepatan Pengelolaan Sampah, Siapkan Skema Kemitraan hingga WTEBP Batam Pacu Percepatan Pengelolaan Sampah, Siapkan Skema Kemitraan hingga WTE

badge-check


					BP Batam Pacu Percepatan Pengelolaan Sampah, Siapkan Skema Kemitraan hingga WTEBP Batam Pacu Percepatan Pengelolaan Sampah, Siapkan Skema Kemitraan hingga WTE Perbesar

MaklumatKepri.com, Batam-Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam memacu percepatan pengelolaan sampah melalui skema kemitraan dengan pihak ketiga serta penerapan teknologi pengolahan modern. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Kamis (6/2).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan percepatan menjadi kunci agar program pengelolaan sampah yang telah dialokasikan dalam Anggaran 2026 tidak terlambat dieksekusi.

“Kalau penganggarannya sudah kita plotting di tahun 2026, mestinya semua tahapan sudah dipersiapkan sejak awal. Jangan sampai program baru berjalan di bulan ke-5 atau ke-6,” ujar Amsakar, Minggu (8/2).

Selain persoalan waktu, rapat juga menyoroti pentingnya pemetaan timbulan sampah secara akurat. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan pola kerja sama dengan pihak swasta agar pengelolaan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan.

Saat ini, timbulan sampah di Batam berada pada kisaran 7,5 hingga 8 juta ton, sehingga diperlukan terobosan pengolahan yang lebih modern. Salah satu opsi yang dikaji adalah penerapan teknologi Waste to Energy (WTE), yang memungkinkan sampah diolah menjadi sumber energi.
“Dengan volume sampah yang besar, diperlukan sistem yang bisa langsung mengolah, termasuk pemanfaatan teknologi WTE,” katanya.

Amsakar menjelaskan, pembahasan juga mencakup aspek pengadaan barang dan jasa. Sejumlah skema kerja sama tengah dikaji, mulai dari Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) hingga pelelangan parsial yang dapat difokuskan pada sektor hulu maupun hilir.

Opsi lain yang turut dipertimbangkan meliputi penyediaan sumber daya manusia saja atau paket lengkap termasuk armada operasional. Ia meminta tim teknis menyusun perencanaan terintegrasi agar seluruh tahapan berjalan selaras dan tidak terpisah-pisah.

“Perencanaan harus satu kesatuan. Apalagi dengan adanya pejabat baru di lingkungan terkait, perlu adaptasi yang cepat agar program tidak tersendat,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya sinkronisasi antara BP Batam dan Pemko Batam dalam merespons persoalan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan kota dan aktivitas ekonomi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 16:52 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

5 November 2026 - 16:49 WIB

Groundbreaking SWRO Kabil: Investasi Rp 600 Miliar, Perkuat Pasokan Air Data Centre

5 November 2026 - 16:42 WIB

Sekdaprov Misni Hadiri MUSDA IV LVRI dan MUSDA PD PIVERI Kepri

5 November 2026 - 03:08 WIB

Lintas Sektor di Kepri Gelar Rapat Persiapan Hadapi Puncak Musim Hujan dan Dampak Perubahan Iklim

5 November 2026 - 03:01 WIB

Trending di Kepri