Menu

Mode Gelap
Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam RSBP Siap Berikan Layanan Mudah, Cepat dan Berkualitas Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Jaga Kualitas Layanan, PLN Belakang Padang Lakukan Manajemen Sambungan Rumah Weni Ajak Kader PKK Perkuat Administrasi dan Wujudkan Kampung Ceria Sekda Zulhidayat: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan

Kepri

Gubernur Ansar Hadiri Haul Syekh Syihabuddin di Pulau Penyengat, Ribuan Jemaah Tiga Negara Padati Masjid Sultan Riau

badge-check


					Gubernur Ansar Hadiri Haul Syekh Syihabuddin di Pulau Penyengat, Ribuan Jemaah Tiga Negara Padati Masjid Sultan Riau Perbesar

MaklumatKepri.com, Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menghadiri Haul Syekh Khalifah Syihabuddin bin Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang digelar di Masjid Raya Sultan Riau, Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Rabu (11/2/2026).

Haul ulama besar tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dan menjadi magnet spiritual bagi masyarakat dari berbagai daerah. Tahun ini, ribuan jamaah dari tiga negara: Indonesia, Malaysia, dan Singapura memadati kawasan masjid bersejarah itu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran, Maulid, tahlil, pembacaan manaqib (riwayat hidup), zikir dan doa bersama, serta ziarah ke makam Syekh Syihabuddin yang terletak di belakang Masjid Sultan Riau.

Syekh Syihabuddin dikenal sebagai ulama besar asal Banjar yang diangkat menjadi Mufti dan Kadi Kerajaan Riau-Lingga pada tahun 1842 atas permintaan Raja-Raja Riau. Beliau juga merupakan putra dari ulama besar Nusantara, Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan.

Dalam berbagai hal, Gubernur Ansar Ahmad menegaskan bahwa Pulau Penyengat memiliki hubungan sejarah yang kuat dengan para ulama besar, termasuk dari garis keturunan Al-Banjari.
“Pulau Penyengat dan Kerajaan Riau-Lingga secara historis memiliki hubungan emosional dan intelektual yang sangat erat dengan para ulama besar, termasuk dari garis keturunan Al-Banjari,” kata Ansar.

Kehadiran para ulama pada masa lalu telah menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat peradaban ilmu pengetahuan dan keislaman di Tanah Melayu.
“Kehadiran beliau di masa lalu telah memperkuat sendi-sendi keislaman di Tanah Melayu, menjadikan wilayah kita bukan hanya pusat pemerintahan, tetapi juga pusat peradaban ilmu pengetahuan,” tambahnya.

Menurut Ansar, peringatan haul merupakan bentuk takzim dan rasa syukur atas warisan ilmu dan spiritualitas yang ditinggalkan oleh Syekh Syihabuddin.
“Peringatan Haul hari ini merupakan bentuk takzim dan rasa syukur kita atas warisan ilmu dan spiritualitas yang ditinggalkan oleh Syekh Syihabuddin,” ucapnya.

Di akhir perayaannya, Gubernur Ansar mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan dan terus mendukung pembangunan daerah.
“Melalui momentum Haul ini, mari kita terus menjaga kerukunan, memperkuat iman, dan mendukung pembangunan Kepulauan Riau agar menjadi negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” ungkap Ansar mangahiri Beragam.

Haul ini dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua LAM Kepri Raja Al-Hafiz, Ketua Yayasan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari KH. Muhammad Husein, Bupati Tapin Yamani, Bupati Hulu Sungai Selatan Syafrudin Noor, Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, serta tokoh masyarakat dari Kalimantan Selatan H. Muhammad Hatta dan H. Ciyut

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli

10 Juni 2026 - 20:15 WIB

Weni Ajak Kader PKK Perkuat Administrasi dan Wujudkan Kampung Ceria

10 Juni 2026 - 19:20 WIB

Sekda Zulhidayat: Hasil Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan

10 Juni 2026 - 19:12 WIB

Pemuda ICMI Kepri Desak Kejari Batam Buka Hasil Pemeriksaan BAZNAS BATAM ke Publik

10 Juni 2026 - 18:13 WIB

Gubernur Ansar Pimpin Rapat Persiapan Tour de Bintan 2026

10 Juni 2026 - 16:42 WIB

Trending di Kepri