Mabes Polri Geger! Junior Gulung Senior, Tiga Jenderal Terseret Skandal Penyadapan TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Jakarta, Ada Apa? Usai Sadap Presiden Prabowo, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Dijebloskan ke Rutan Mabes Polri Ancaman PTDH Hingga Hukuman Mati Menanti Petinggi Polri Jika Terbukti Lakukan Makar dalam Kasus Penyadapan Terhadap Presiden RI Gempar, Bareskrim Tetapkan Eks Kapolri Listyo Sigit, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

Batam

Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir

badge-check


					Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir Perbesar

MaklumatKepri.Com. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam menangani tiga persoalan utama kota, yakni pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, dan banjir.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas, Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Amsakar menyampaikan bahwa ketiga persoalan tersebut hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat dan terus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Air bersih, sampah, dan banjir adalah persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi fokus utama kami, dan terus kami tangani secara bertahap,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak tinggal diam. Berbagai langkah percepatan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas dan distribusi layanan air bersih, pembenahan sistem pengelolaan sampah, hingga penanganan titik-titik rawan banjir di sejumlah wilayah.

“Kami memahami ini adalah kebutuhan mendasar. Karena itu, penanganannya terus kami dorong agar hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Diperlukan peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran bersama, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi berbagai persoalan dan membangun Batam menjadi lebih baik,” ujarnya.

Amsakar turut mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai positif pasca-Ramadan, termasuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan di Kota Batam.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Amsakar Pastikan Tiga Anak di Bengkong Mendapat Akses Pendidikan

3 November 2026 - 22:22 WIB

Batam Luncurkan BATAMMAS, Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Aset Daerah

3 November 2026 - 17:20 WIB

Kendalikan Inflasi Daerah, Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

2 November 2026 - 15:51 WIB

Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam

2 November 2026 - 13:25 WIB

Amsakar Optimistis Batam Pertahankan Gelar Juara Umum Porprov Kepri VI 2026

2 November 2026 - 13:20 WIB

Trending di Batam