Menu

Mode Gelap
Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui Penempatan Pejabat Berdasarkan Hasil Evaluasi dan Aturan Kepegawaian 26 Tahun PIKORI BP Batam: Merawat Kebersamaan dan Terus Menebar Manfaat Kadinkes Rustam: Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Sedang, Kelompok Rentan Perlu Hati-hati

Regional

PW PRIMA DMI Jabar Tegaskan Kesiapan Kolaborasi dalam Ngariung Aman: Sauyunan Jaga Lembur Jawa Barat

badge-check


					Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H, (Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jawa Barat) dalam penyampaian materi diacara NGARIUNG AMAN NGARIUNG AMAN Perbesar

Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H, (Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jawa Barat) dalam penyampaian materi diacara NGARIUNG AMAN NGARIUNG AMAN

Bandung — Pengurus Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid (PW PRIMA) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat menegaskan kesiapan untuk berkolaborasi aktif dalam program Ngariung Aman: Sauyunan Jaga Lembur Jawa Barat, sebuah inisiatif penguatan keamanan berbasis komunitas (community policing) yang digagas Polda Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, siang hari, bertempat di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan se-Jawa Barat.

Dalam kegiatan ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si, hadir sebagai pembicara pertama. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika dan tantangan kebangsaan yang kian kompleks.

Pembicara kedua, Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H, memaparkan secara komprehensif konsep Sauyunan Jaga Lembur sebagai program strategis Polri dalam membangun keamanan wilayah berbasis partisipasi masyarakat dengan mengusung nilai-nilai budaya Sunda, profesionalisme Polri, serta komitmen pelayanan keamanan yang berorientasi pada kemitraan.

Menurut Kombes Pol. Wadi Sa’bani, yang baru sekitar satu bulan menjabat sebagai Dirbinmas Polda Jabar, keberhasilan program Sauyunan Jaga Lembur sangat bergantung pada peran aktif organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis Polri. Ormas diharapkan mampu berfungsi sebagai cooling system atau penyejuk suasana di tengah isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara kebijakan pemerintah dan Polri dengan masyarakat akar rumput.

“Ormas memiliki posisi strategis sebagai penyambung lidah kebijakan, agen perubahan yang mengajak masyarakat untuk taat hukum, menjaga ketertiban, serta menjadi problem solver bersama Polri dalam menyelesaikan persoalan-persoalan sosial di lingkungan masing-masing,” ujar Wadi Sa’bani.

Menanggapi hal tersebut, Ikmal Anshary, selaku Sekretaris Umum PW PRIMA DMI Jawa Barat, yang hadir bersama delegasi PW PRIMA DMI Jabar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Ngariung Aman tersebut. Ia menilai program Sauyunan Jaga Lembur memiliki keselarasan kuat dengan visi dan gerakan PRIMA DMI dalam membina remaja masjid sebagai kekuatan sosial-keumatan yang berkontribusi bagi ketertiban dan keamanan lingkungan.

Menurut Ikmal, Jawa Barat memiliki lumbung potensi sosial yang besar, khususnya dengan jumlah masjid dan musala yang tersebar luas di hampir seluruh wilayah. Potensi ini, jika disinergikan secara sistematis, dapat menjadi pilar penting dalam mendukung implementasi Sauyunan Jaga Lembur.

“Remaja masjid bukan hanya subjek pembinaan keagamaan, tetapi juga agen sosial yang memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Ini merupakan kekuatan strategis yang sangat relevan dengan semangat community policing yang diusung Polda Jabar,” ungkap Ikmal.

Ia menegaskan, PW PRIMA DMI Jabar siap berperan aktif sebagai mitra kolaboratif Polri dan pemerintah daerah, khususnya dalam membangun kesadaran hukum, memperkuat harmoni sosial, serta menjaga kondusivitas wilayah berbasis nilai-nilai keislaman, kearifan lokal Sunda, dan semangat kebersamaan.

Kegiatan Ngariung Aman: Sauyunan Jaga Lembur Jawa Barat ini menjadi penegasan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dibangun secara sektoral, melainkan membutuhkan sauyunan—kebersamaan seluruh elemen bangsa—dalam menjaga lembur, menjaga Jawa Barat tetap aman, damai, dan berdaya. (Toni/Red/Dika)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dari Julok Menuju Tiongkok: Shilva Zohra Raih Beasiswa Penuh Kuliah Di China

10 September 2026 - 18:17 WIB

Semarak Memperingati Maulid, KKN Desa Dewi Sri Melaksanakan Pekan Kreativitas Anak Islami asah potensi dan Nilai Keislamaan Anak

10 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua Baitul Mal Langsa Dukung PKRM dan PRIMA DMI Langsa Award 2026

10 September 2026 - 14:55 WIB

MPU Langsa Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI, Tekankan Pentingnya Pedoman Syariat Islam dan jaga koridor syariat.

10 September 2026 - 12:50 WIB

Santriwati Pondok Pesantren di Sleman Jadi Korban Pemerkosaan Kiainya, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas

9 September 2026 - 22:43 WIB

Trending di Regional