Menu

Mode Gelap
Dewi Ansar Kunjungi Posyandu Melati II Bintan, Dorong Penguatan Pelayanan 6 Bidang SPM BPJS Ketenagakerjaan Langsa Siap Berkolaborasi Sukseskan Festival PKRM PRIMA DMI Sekretaris Umum HISSI Aceh Apresiasi dan Dukung Penuh PKRM PRIMA DMI Langsa Batam Innovation Award 2026, Amsakar: Inovasi Harus Berdampak untuk Masyarakat Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru Wako Lis Turun Salurkan Bantuan CPPD, Data Penerima Akan Diperbarui

Kepri

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

badge-check


					BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri Perbesar

Maklumatkepri.com. Dompak- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui peningkatan sistem pengamanan pada objek vital nasional. Salah satu langkah diwujudkan melalui asesmen sistem pengamanan yang dilakukan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang. Selasa (23/6/2026).

Kepala BNPT RI, Komjen Pol Eddy Hartono didampingi Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura mengunjungi PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang. Kunjungan ini untuk memastikan kesiapsiagaan dan efektivitas sistem keamanan pembangkit listrik dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk ancaman terorisme.

Eddy Hartono dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangkit listrik merupakan salah satu objek vital nasional yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat serta roda perekonomian nasional. Oleh karena itu, perlindungan terhadap fasilitas tersebut harus menjadi perhatian bersama.

“Pembangkit listrik merupakan infrastruktur strategis yang menopang berbagai sektor kehidupan. Karena itu, peningkatan sistem pengamanan dari berbagai potensi ancaman, termasuk terorisme, harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Asesmen sistem pengamanan yang dilakukan BNPT merupakan implementasi dari UU No. 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

 

Menurut Eddy, kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis BNPT dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional melalui perlindungan terhadap objek vital nasional yang memiliki dampak luas bagi masyarakat dan pembangunan.

Sementara itu, Manajer PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Andi Taufik Saputra, menyampaikan dukungan penuh terhadap program mitigasi dan asesmen keamanan yang dilakukan BNPT. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan keamanan dan keberlangsungan operasional pembangkit listrik.

“Sebagai pengelola pembangkit listrik, kami berkomitmen menjaga keamanan fasilitas dan memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan optimal. Berbagai langkah mitigasi telah kami siapkan untuk menghadapi berbagai potensi risiko, termasuk ancaman terorisme,” jelas Andi.

Ia menambahkan, sejumlah langkah yang telah diterapkan di PLTD Tanjungpinang dan PLTU Tanjung Balai Karimun antara lain penyusunan prosedur mitigasi tindak pidana terorisme yang terintegrasi dengan sistem pengamanan pembangkit, penyediaan perangkat pendukung keamanan, pelatihan bersertifikasi bagi personel keamanan, hingga pelaksanaan evaluasi keamanan secara berkala.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPT terhadap penguatan sistem keamanan objek vital nasional di Kepulauan Riau.

Menurut Nyanyang, posisi geografis Kepulauan Riau yang berada di wilayah perbatasan negara serta jalur pelayaran internasional menjadikan daerah ini memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kepulauan Riau merupakan wilayah yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga dan berada di jalur perdagangan internasional. Karena itu, upaya pencegahan dan mitigasi terhadap berbagai potensi ancaman, termasuk terorisme, menjadi sangat penting,” ujar Nyanyang.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh program BNPT dalam memperkuat sistem pengamanan objek vital nasional, termasuk fasilitas pembangkit listrik yang menjadi penopang utama aktivitas masyarakat dan dunia usaha.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pengelola objek vital harus terus diperkuat agar Kepri tetap aman, kondusif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan asesmen tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kesiapan sistem keamanan pembangkit listrik di Kepulauan Riau, sehingga mampu memberikan perlindungan optimal terhadap potensi ancaman serta menjamin keberlangsungan pasokan energi bagi masyarakat dan dunia usaha.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Joni

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dewi Ansar Kunjungi Posyandu Melati II Bintan, Dorong Penguatan Pelayanan 6 Bidang SPM

11 September 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Kepri dan Taspen Group Perkuat Komitmen Perlindungan ASN

10 September 2026 - 14:48 WIB

Gubernur Ansar Lantik Pejabat Eselon II dan III, Tekankan Integritas dan Kompetensi

10 September 2026 - 14:42 WIB

Gubernur Ansar Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Bahas FTZ, Distribusi Barang hingga Pariwisata Kepri

10 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Ansar Terima Kunjungan Kepala BKKBN Kepri, Perkuat Sinergi Program Kependudukan dan Keluarga

10 September 2026 - 09:40 WIB

Trending di Kepri