Menu

Mode Gelap
Gubernur Ansar Perkuat Sinergi dengan Bea Cukai, Bahas FTZ, Distribusi Barang hingga Pariwisata Kepri Gubernur Ansar Terima Kunjungan Kepala BKKBN Kepri, Perkuat Sinergi Program Kependudukan dan Keluarga Kompetensi Pelayanan Rumah Tangga Pemprov Kepri Diperkuat, Dibekali Peningkatan Kemampuan Set-Up Table Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan Santriwati Pondok Pesantren di Sleman Jadi Korban Pemerkosaan Kiainya, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas Enam Murid MI Sirojut Tholibin Rengaspendawa Ikuti OMI Tahun 2026

Regional

Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, Menerima Kunjungan Tim Peneliti dari

badge-check


					Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, Menerima Kunjungan Tim Peneliti dari Jepang di Pendopo. Perbesar

Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, Menerima Kunjungan Tim Peneliti dari Jepang di Pendopo.

Maklumatkepri.com. Nagan Raya-Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, menerima kunjungan tim peneliti dari Jepang dalam rangka memperkuat kolaborasi riset pengembangan sektor perkebunan berkelanjutan di Kabupaten Nagan Raya.

Para peneliti dan rombongan diterima Bupati yang akrab disapa TRK itu di Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Tim peneliti tersebut terdiri atas Dr. Yuta Hara, Assistant Professor Tohoku University, Jepang, dan Dr. Kenji Nagasaka dari Tohoku Professional Agriculture and Forestry University, Jepang.

Keduanya melakukan penelitian mengenai keberlanjutan sektor perkebunan, khususnya perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Nagan Raya.

Penelitian ini juga melibatkan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra penelitian.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Yuta Hara menyampaikan harapannya agar hasil penelitian yang sedang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Nagan Raya.

Sementara itu, Dr. Kenji Nagasaka mengatakan, Kabupaten Nagan Raya dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki potensi perkebunan yang sangat besar.

“Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu wilayah dengan areal perkebunan terluas di Provinsi Aceh, khususnya untuk komoditas kelapa sawit. Potensi tersebut menjadi alasan utama kami untuk melakukan penelitian di daerah ini,” katanya.

Bupati TRK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tohoku University Jepang beserta seluruh mitra penelitian atas komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan melalui pendekatan ilmiah.

Menurut Bupati TRK, kerja sama penelitian seperti ini sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan sektor perkebunan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tohoku University Jepang, Universitas Syiah Kuala, BRIN, serta seluruh pihak yang telah memilih Kabupaten Nagan Raya sebagai lokasi penelitian. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi referensi yang kuat dalam merumuskan kebijakan pengembangan perkebunan yang berkelanjutan,” ujar Bupati TRK dalam keterangannya, Minggu 12 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, hingga saat ini masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Kabupaten Nagan Raya.

Oleh karena itu kata TRK, pengembangannya harus dilakukan secara terencana, berbasis riset, dan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.

“Sektor perkebunan harus terus menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” sebut TRK.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kajian dan penelitian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta berbagai faktor yang memengaruhi keberlanjutan perkebunan,” tutupnya. (Red)

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Batam Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi, Amsakar Terima Penghargaan

10 September 2026 - 09:01 WIB

Santriwati Pondok Pesantren di Sleman Jadi Korban Pemerkosaan Kiainya, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas

9 September 2026 - 22:43 WIB

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

9 September 2026 - 01:26 WIB

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Batam Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

8 September 2026 - 12:30 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Mulai Terasa di Bandar Lampung

6 September 2026 - 16:02 WIB

Trending di Lampung