Menu

Mode Gelap
Amirul Khalish Manik Resmi Ditunjuk sebagai Ketua BPD KAPMI Provinsi Kepulauan Riau 2026-2031 BPP KAPMI Sambut Positif Pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia Pemko Tanjungpinang dan UTM Perkuat Kerja Sama, Buka Ruang Kolaborasi dan Inovasi Pastikan Takaran Tepat dan Adil, Disdagin Tanjungpinang Tera Ulang Timbangan Pedagang di Bintan Center 56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas Solusi Wali Kota, Warga Terdampak Penggusuran KM 15 Dicarikan Tempat Tinggal

Tanjungpinang

56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas

badge-check


					56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Sebanyak 56 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tanjungpinang 2026 mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan. Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah berharap kegiatan tersebut tidak hanya menyiapkan peserta untuk mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga menjadi bekal membentuk karakter dan kepemimpinan.

Pesan itu disampaikan Lis saat membuka pemusatan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Senin (10/8/2026). Kegiatan berlangsung selama sembilan hari, 10-18 Agustus 2026.

Lis mengatakan masa pelatihan menjadi kesempatan bagi peserta untuk menempa diri. Mereka akan menjalani latihan fisik, kedisiplinan, ketepatan waktu, kekompakan, serta pembinaan mental.

“Jangan takut pada proses yang berat karena proses yang berat itulah yang akan membentuk kalian menjadi pribadi yang kuat,” kata Lis.

Menurut Lis, kemampuan baris-berbaris saja belum cukup. Para calon Paskibraka juga perlu memegang disiplin, solidaritas dan tanggung jawab selama menjalankan tugas.

“Disiplin berarti mampu melakukan yang benar bahkan ketika tidak ada yang mengawasi. Solidaritas berarti tidak membiarkan teman berjalan sendiri dan tanggung jawab berarti berani menyelesaikan apa yang telah dipercayakan kepada kalian,” tambahnya.

Nilai tersebut, lanjut Lis, diharapkan tetap dibawa setelah masa pelatihan berakhir. Pengalaman menjadi Paskibraka dapat menjadi kesempatan untuk belajar memimpin, dipimpin, menghargai perbedaan, bekerja dalam tim dan menjalankan tanggung jawab.

Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai “sekolah kehidupan”. Para peserta nantinya akan menjalani berbagai bidang kehidupan dan berpeluang menjadi pemimpin, baik di pemerintahan, TNI dan Polri, pendidikan, kesehatan, dunia usaha, maupun masyarakat.

Karena itu, Lis berpesan agar peserta tidak hanya menjadi generasi yang menyaksikan sejarah, tetapi ikut mengambil bagian dalam menghadapi persoalan bangsa.

“Jangan hanya menjadi generasi yang menyaksikan sejarah, jadilah generasi yang menulis sejarah dan tercatat di dalam sejarah,” pesannya.

Perjuangan generasi muda saat ini, kata Lis, bukan lagi mengangkat senjata. Perjuangan itu dapat dilakukan dengan melawan kebodohan, kemiskinan, narkoba, intoleransi, hoaks, perpecahan, dan kemalasan.

Dari Tanjungpinang, ia berharap lahir generasi muda yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga mampu membawa nama Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Kepada para pelatih, Lis menyampaikan terima kasih atas dedikasi dalam membina calon Paskibraka. Pembinaan diharapkan tidak berhenti pada kemampuan baris-berbaris, tetapi turut memperkuat mental, karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan integritas peserta.

“Berikan mereka keteladanan yang mereka lihat dan rasakan selama proses pembinaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tanjungpinang Samsudi menjelaskan peserta berjumlah 56 calon Paskibraka, terdiri dari 29 putra dan 27 putri. Mereka merupakan hasil seleksi dari 270 siswa SLTA se-Kota Tanjungpinang yang mendaftar secara daring.

Seleksi dilakukan melalui enam tahapan, yakni administrasi dan kesehatan, parade, tes wawasan kebangsaan (TWK) dan tes intelegensi umum (TIU), PBB, kesamaptaan, serta tes kepribadian.

Ke-56 peserta berasal dari SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 4, SMA Negeri 6, SMA Negeri 7, SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, SMK Negeri 5, Madrasah Aliyah Negeri, Sekolah Rakyat Terpadu 33, dan SMA De Green Camp Tanjungpinang.

Selain tingkat kota, sebanyak 12 calon Paskibraka Tanjungpinang terpilih mewakili Kepulauan Riau di tingkat provinsi. Mereka terdiri dari lima putra dan tujuh putri.

Satu calon Paskibraka Tanjungpinang juga terpilih di tingkat pusat. Siswa tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, calon Paskibraka Kota Tanjungpinang yang terpilih di tingkat pusat Tahun 2026 ini adalah satu orang putra berasal dari SMA Negeri 1 Tanjungpinang,” ucap Samsudi.

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemko Tanjungpinang dan UTM Perkuat Kerja Sama, Buka Ruang Kolaborasi dan Inovasi

10 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Pastikan Takaran Tepat dan Adil, Disdagin Tanjungpinang Tera Ulang Timbangan Pedagang di Bintan Center

10 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Solusi Wali Kota, Warga Terdampak Penggusuran KM 15 Dicarikan Tempat Tinggal

10 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Pemko Tanjungpinang Pastikan Pengendalian Inflasi Berbasis Data dan Kondisi Lapangan

10 Agustus 2026 - 21:17 WIB

56 Calon Paskibraka Memasuki Masa Tantingan, Wawako Raja Ariza Sampaikan Pesan Semangat

10 Agustus 2026 - 21:11 WIB

Trending di Tanjungpinang