Maklumatkepri.com. Dompak- Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad kembali turun langsung memimpin kegiatan gotong royong di Kota Tanjungpinang, Jumat (21/8/2026). Kali ini, aksi bersih-bersih dipusatkan di sepanjang Jalan Aisyah Sulaiman, mulai dari kawasan Bundaran Tanjungpinang City Center menuju Kantor Camat Bukit Bestari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam membangun budaya hidup bersih sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

Bagi Gubernur Ansar, gotong royong bukan sekadar aktivitas membersihkan lingkungan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian, memperkuat kebersamaan, sekaligus membangun rasa memiliki terhadap ruang publik.
Aksi serupa sebelumnya telah beberapa kali digelar Gubernur Ansar bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kepri di berbagai kawasan Tanjungpinang. Mulai dari kawasan Tepi Laut dan Gurindam XII, Pulau Penyengat, Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah, Jalan Raya Dompak, hingga kawasan Simpang Kantor Camat Bukit Bestari.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa gerakan kebersihan yang didorong Pemerintah Provinsi Kepri tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diarahkan menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Sebelumnya, saat memimpin gotong royong di Jalan Raya Dompak, Gubernur Ansar menegaskan bahwa persoalan kebersihan tidak semestinya hanya dibebankan kepada petugas kebersihan. Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang harus tumbuh menjadi budaya di tengah masyarakat.
“Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan jalan, tetapi membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Ansar dalam kegiatan sebelumnya.
Melalui kegiatan gotong royong yang kembali dilaksanakan di Jalan Aisyah Sulaiman ini, masyarakat diimbau tidak hanya mengandalkan kegiatan bersih-bersih yang digelar pemerintah.
Kesadaran menjaga kebersihan perlu dimulai dari lingkungan masing-masing, baik rumah, tempat usaha, fasilitas umum maupun kawasan pemukiman.
Masyarakat juga diharapkan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah ke saluran drainase, menjaga bahu dan median jalan, serta ikut berpartisipasi apabila terdapat kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar.
Pesan tersebut sejalan dengan ajakan Gubernur Ansar dalam kegiatan-kegiatan sebelumnya agar masyarakat tidak menunggu adanya kegiatan resmi pemerintah untuk mulai menjaga kebersihan. Hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap wajah daerah.
Gotong royong juga memiliki manfaat yang lebih luas. Lingkungan yang bersih dapat mendukung kesehatan masyarakat, mengurangi potensi tersumbatnya saluran air, menciptakan ruang publik yang lebih nyaman, serta memperkuat citra Tanjungpinang sebagai kota yang tertata.
Pada saat yang sama, keterlibatan langsung pimpinan daerah bersama aparatur pemerintah memberikan pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan pekerjaan bersama tanpa membedakan jabatan dan kedudukan.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap kegiatan gotong royong yang terus digerakkan di Tanjungpinang dapat menjadi pemantik bagi masyarakat untuk melakukan hal serupa di lingkungannya masing-masing.
Dengan demikian, kegiatan gotong royong bisa menjadi bagian dari gerakan yang lebih besar untuk membangun budaya hidup bersih, kepedulian terhadap lingkungan, serta rasa memiliki terhadap Kota Tanjungpinang dan Kepulauan Riau.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten, wajah daerah yang bersih, sehat dan nyaman dapat kita wujudkan.”tutupnya.












