Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio Musda KAHMI Batam: Haruskah Selalu Amsakar? Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Maulid Nabi 1448 H, Wali Kota Lis Darmansyah Apresiasi Dedikasi Kader PKK dan Posyandu

Internasional

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

badge-check


					Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang Perbesar

Maklumatkepri.com. Washington-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tampaknya berbeda pandangan dengan wakilnya, JD Vance, soal konflik dengan Iran. Trump menyebut konflik tersebut sebagai perang, sementara Vance sebaliknya.

Vance pada Kamis (4/9/2026) mengatakan, situasi di sekitar Iran bukan perang karena tidak ada aksi militer aktif. Serangan yang terjadi pun, seperti pada 30 Agustus dan 2 September pun bersifat sporadis, bukan berkelanjutan.

Namun Trump punya pandangan lain dengan menegaskan AS masih terlibat perang aktif melawan Iran.

Dia lalu menyalahkan Partai Demokrat yang menginginkan perang disudahi sebelum waktunya.

“Kaum kiri radikal gila, Demokrat, dan komunis lebih memilih kita kalah dalam perang di Iran, ketimbang Presiden Donald J Trump memenangkan perang,” tulis Trump, di akun Truth Social.

Militer AS pada Rabu lalu melancarkan serangkaian serangan besar-besaran terbaru terhadap beberapa target Iran di Selat Hormuz.

Komando Pusat (Centcom) AS menyatakan, serangan tersebut menargetkan fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, aset angkatan laut, dan fasilitas komunikasi. Namun salah satu serangan menargetkan sebuah rumah yang menggelar pesta pernikahan.

Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah, yakni Yordania, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Irak. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

9 September 2026 - 01:26 WIB

PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Batam Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah

8 September 2026 - 12:30 WIB

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

7 September 2026 - 12:16 WIB

Iran Balas Serangan AS di Selat Hormuz, 6 Kapal Jadi Sasaran

7 September 2026 - 07:41 WIB

Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, Amsakar Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

6 September 2026 - 08:34 WIB

Trending di Batam