Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio Musda KAHMI Batam: Haruskah Selalu Amsakar? Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Maulid Nabi 1448 H, Wali Kota Lis Darmansyah Apresiasi Dedikasi Kader PKK dan Posyandu

Kepri

Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio

badge-check


					Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura terjun langsung dalam aksi nyata peduli lingkungan digelar Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kepri dan IPK Batam di Pantai Vio Vio, Jembatan 5 Barelang, Selasa (8/9/2026). Perbesar

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura terjun langsung dalam aksi nyata peduli lingkungan digelar Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kepri dan IPK Batam di Pantai Vio Vio, Jembatan 5 Barelang, Selasa (8/9/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak-Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengapresiasi kegiatan IPK Peduli Lingkungan yang digelar Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kepri dan IPK Batam di Pantai Vio Vio, Jembatan 5 Barelang, Galang, Batam, Selasa (8/9/2026).

Menurut Nyanyang, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemuda terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada IPK Kepri dan IPK Batam selaku penyelenggara,” ujar Nyanyang dalam sambutannya.

Ia menilai, keterlibatan pemuda dalam aksi lingkungan menunjukkan bahwa generasi muda tidak hanya berperan sebagai agen perubahan, tetapi juga merupakan calon pemimpin masa depan yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam.

Nyanyang menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Sinergi dengan organisasi kepemudaan dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal sosial penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Ketika komunikasi berjalan dengan baik, ketika para pemuda ikut mengambil peran aktif, dan seluruh elemen masyarakat duduk bersama menyatukan aksi nyata, maka tantangan seberat apa pun pasti bisa kita lalui bersama,” katanya.

Nyanyang juga menyoroti tantangan dalam menjaga lingkungan di wilayah kepulauan seperti Kepri. Sebagai daerah maritim, kawasan pesisir menghadapi berbagai dinamika lingkungan, mulai dari kelembapan udara yang tinggi, paparan matahari tropis, angin laut yang dinamis hingga perubahan cuaca yang tidak menentu.

Di tengah kondisi tersebut, ia menilai aksi bersih pantai yang dilakukan IPK merupakan bentuk nyata ketangguhan dan kepedulian pemuda terhadap lingkungan.

“Aksi bersih pantai dan peduli lingkungan hari ini bukan sekadar gerakan pungut sampah biasa. Ini adalah simbol kemenangan atas dedikasi, disiplin, dan ketangguhan mental,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi dapat dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurut Nyanyang, kegiatan IPK Peduli Lingkungan memiliki sejumlah tujuan strategis. Pertama, edukasi dan penyadaran publik, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pengunjung pantai bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kedua, rehabilitasi ekosistem pesisir, terutama melalui upaya menjaga kebersihan pantai dari sampah yang berpotensi mencemari laut dan mengganggu rantai makanan hayati.

Ketiga, penguatan karakter kepemudaan. Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti IPK tidak hanya dituntut membentuk kader yang tangguh secara organisasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

Nyanyang juga mendorong IPK Kepri dan IPK Batam untuk terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan profesional dalam merespons isu global, termasuk perubahan iklim dan kelestarian lingkungan.

Lebih lanjut, Nyanyang mengatakan lingkungan pesisir yang bersih dan terjaga memiliki kontribusi langsung terhadap pengembangan sektor pariwisata bahari di Kepri.

Menurutnya, pantai yang bersih dan nyaman akan meningkatkan daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Meningkatnya kunjungan wisatawan selanjutnya akan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat di sekitar kawasan wisata.

“Mulai dari sektor transportasi, kuliner pesisir, hingga para pelaku UMKM setempat,” katanya.

Ia menilai pertumbuhan pariwisata yang sehat pada akhirnya dapat memperkuat kemandirian ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Nyanyang meminta dinas terkait dan pengelola lingkungan untuk meningkatkan program pendampingan, penyediaan sarana tempat sampah yang memadai, serta kampanye ramah lingkungan.

Ia mengingatkan agar gerakan yang telah diinisiasi oleh pemuda tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dilanjutkan melalui sistem pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan.

Kepada seluruh kader IPK Kepri dan Batam, Nyanyang berpesan agar menjaga keselamatan selama melaksanakan kegiatan, mempertahankan kekompakan, serta menjadi pelopor kelestarian lingkungan di mana pun berada.

“Bersama pemuda, kita jaga bumi pertiwi,” tegasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026

9 September 2026 - 01:26 WIB

Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan

9 September 2026 - 01:19 WIB

Gubernur Ansar Tegaskan Komitmen Pertahankan Predikat Paripurna RSUD Raja Ahmad Tabib

8 September 2026 - 17:30 WIB

Gizi Anak dan Penanganan Stunting Jadi Pilar Penguatan Kualitas SDM di Kepri

8 September 2026 - 17:03 WIB

Kepri Perkuat Ekosistem Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Dari Pembangunan Rumah hingga Kemudahan Perizinan

8 September 2026 - 16:50 WIB

Trending di Kepri