Menu

Mode Gelap
DPP GEMURA Soroti Kemunculan “Kabinet Bayangan”, Desak Transparansi: “Kabinet Bayangan atau Kabinet Bayaran?” Wali Kota Batam Open Karate Championship II, Amsakar Dorong Pembinaan Atlet melalui Kompetisi Berkelanjutan BP Batam Imbau Masyarakat Jaga Aset Publik di Kawasan Jembatan Barelang Wagub Nyanyang Lepas 1.336 Mahasiswa KKN UMRAH, Siap Mengabdi dan Berkontribusi untuk Masyarakat Kepri Batam Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi di Indonesia MK Wajibkan Anggaran MBG Dipisahkan dari Dana Pendidikan Mulai APBN 2028

Tanjungpinang

Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama pulaupenyengat.id

badge-check


					Menginap di Penyengat, Pelajar Singapura Ikuti Wisata Edukasi Bersama pulaupenyengat.id Perbesar

Maklumatkepri.com. Tanjungpinang-Pulau Penyengat bukan sekadar ikon dan destinasi wisata unggulan di Provinsi Kepri. Namun lebih jauh Penyengat juga dapat berfungsi sebagai ruang pembelajaran hidup yang kaya akan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lingkungan dunia Melayu.

Lewat program yang sejak lama ditaja bersama Nusantara Connect Singapore, pulaupenyengat.id kembali menghadirkan para pelajar Singapura ke Pulau Penyengat. Tidak hanya berkunjung, namun para pelajar secara langsung benar-benar merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat di pulau bersejarah itu. Mereka menginap di Pulau Penyengat selama empat malam, berinteraksi dengan masyarakat, bahkan melaksanakan dan mengikuti berbagai program.

Pendiri pulaupenyengat.id Raja Farul mengatakan, selama di Penyengat para pelajar Singapura terlibat secara aktif dalam serangkaian kegiatan. Tidak hanya mempelajari sejarah dan budaya Melayu, para pelajar antusias mengikuti kegiatan edukasi lingkungan seperti penanaman mangrove, dan budaya gotong royong masyarakat.

“Ini yang keenam kalinya kami laksanakan. Mereka belajar, menyaksikan langsung adab dan tata krama orang Melayu dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga mengenalkan tradisi dan adat perkawinan orang Melayu. Keseharian, dan tradisi kita justru sangat menarik perhatian mereka. Selama lima hari, empat malam mereka menginap di Penyengat. Hingga merasakan betul keseharian hidup orang Melayu,” kata Raja Farul, Minggu (7/6).

Melalui kerja sama tersebut, lanjut Farul, para pelajar juga diajak untuk berpikir kritis dan ilmiah dengan melakukan riset lapangan. Banyak hal yang diteliti, salah satunya mengenai pengembangan wisata berbasis masyarakat. Para pelajar Singapura belajar bagaimana sebuah komunitas lokal dapat menjadi motor penggerak, sekaligus menjaga keberlanjutan pariwisata di daerah.

Terselenggaranya program kerja sama antara Nusantara Connect Singapore dan pulaupenyengat.id ini merupakan pencapaian yang patut dibanggakan. Selama enam kali berturut, terlaksananya program ini memperlihatkan kepercayaan dan komitmen yang kuat dari Nusantara Connect Singapore terhadap  potensi yang dimiliki Pulau Penyengat.

pulaupenyengat.id merupakan sebuah platform dan komunitas yang berdedikasi dalam mempromosikan, sekaligus melestarikan warisan sejarah, budaya, serta potensi wisata Pulau Penyengat. Komunitas ini diinisiasi oleh masyarakat dan melaksanakan berbagai program berbasis masyarakat. Sedangkan Nusantara Connect Singapore adalah organisasi yang bergerak dalam mempererat hubungan budaya, dan pendidikan antara Singapura dengan Indonesia. Kedua organisasi ini kerap melaksanakan program pertukaran, dan wisata edukasi.

“Sekaligus menegaskan posisi Kota Tanjungpinang sebagai destinasi wisata edukasi unggulan di kawasan  regional. Khususnya dalam konteks sejarah peradaban Melayu dan keanekaragaman budaya Nusantara. Kami mengharapkan kerja sama ini dapat terus berkembang, hingga mampu menjadi wadah bagi pengenalan budaya lintas negara bagi generasi muda,” ungkap Farul.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Ghaza
Editor : Amka

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemko Tanjungpinang Percepat Penyerahan Aset PSU Perumahan Bersama BPN

1 Agustus 2026 - 01:28 WIB

Disdukcapil Kota Tanjungpinang Raih Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, Perkuat Keamanan Data dan Kepercayaan Publik

29 Juli 2026 - 21:27 WIB

Diskominfo Tanjungpinang Edukasi Masyarakat Kenali Modus Love Scamming

29 Juli 2026 - 16:11 WIB

Terima Kunjungan Komisi III DPRD Karimun. Ahmad Yani: Berbagi Praktik Baik Bahas Pengelolaan Limbah B3

29 Juli 2026 - 16:07 WIB

Gelar Rakor TPID, Wawako Raja Ariza: Fenomena El Nino Memengaruhi Distribusi Pasokan dan Inflasi Daerah

29 Juli 2026 - 16:03 WIB

Trending di Tanjungpinang