Menu

Mode Gelap
Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio Musda KAHMI Batam: Haruskah Selalu Amsakar? Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Maulid Nabi 1448 H, Wali Kota Lis Darmansyah Apresiasi Dedikasi Kader PKK dan Posyandu DPK Tanjungpinang Kerahkan Dua Armada Padamkan Kebakaran Kamar Hotel Laut Jaya

Kepri

Digitalisasi dan Monev Jadi Strategi Kepri Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

badge-check


					Penandatanganan komitmen bersama 43 OPD Provinsi Kepulauan Riau dalam Penguatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 di ruang rapat utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selada (1/9/2026). Perbesar

Penandatanganan komitmen bersama 43 OPD Provinsi Kepulauan Riau dalam Penguatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 di ruang rapat utama Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selada (1/9/2026).

Maklumatkepri.com. Dompak-Keterbukaan informasi publik kini tidak lagi hanya berkaitan dengan kewajiban badan publik menyediakan informasi. Lebih dari itu, keterbukaan menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang transparan, akuntabel dan mampu memberikan pelayanan informasi secara cepat kepada masyarakat.

Semangat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Kick-off E-Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026 yang disejalankan dengan Launching Aplikasi E-Monev KI Kepri dan Peluncuran Klik PPID di Ruang Rapat Utama Lantai 4 Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan dihadiri Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kepri Luki Zaiman Prawira, Kepala Diskominfo Kepri Hendri Kurniadi, jajaran KI Kepri serta perwakilan 48 OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Ketua Pelaksana Monev Muhammad Djuhari menjelaskan bahwa pelaksanaan Monev 2026 menjadi instrumen untuk mengukur kepatuhan sekaligus melihat perkembangan badan publik dalam menerapkan keterbukaan informasi sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

Artinya, keberhasilan keterbukaan informasi tidak hanya diukur dari ada atau tidaknya dokumen maupun informasi yang tersedia. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana informasi tersebut dikelola dan diberikan kepada masyarakat secara transparan, cepat dan akurat.

“Monev ini juga bertujuan untuk melihat sejauh mana badan publik telah menjalankan peran dan fungsinya dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik di Kepri,” kata Djuhari.

Keikutsertaan 151 Badan Publik

KI Kepri mencatat kurang lebih 151 badan publik telah dilakukan verifikasi keikutsertaannya. Ke depan, cakupan monitoring dan evaluasi diharapkan semakin luas hingga menyentuh pemerintah desa, kelurahan serta SMA/SMK di Provinsi Kepri.

Penguatan keterbukaan informasi juga bergerak ke arah digitalisasi. Melalui peluncuran CMS yang dikembangkan Diskominfo Kepri, pengelolaan berita, dokumen dan layanan informasi publik oleh admin website serta admin PPID OPD diarahkan menjadi lebih tertata.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa keterbukaan informasi membutuhkan dua hal sekaligus, yakni komitmen dan sistem. Komitmen diperlukan agar badan publik konsisten membuka informasi, sementara sistem digital dibutuhkan agar proses pengelolaan dan pelayanan informasi dapat dilakukan secara lebih efektif.

Asisten II Kepri Luki Zaiman Prawira mengatakan, penguatan keterbukaan informasi pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Keterbukaan informasi bukan hanya soal memenuhi ketentuan, tetapi bagaimana pemerintah hadir memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara terbuka, cepat dan mudah diakses. Karena itu, komitmen bersama dan pemanfaatan teknologi harus terus kita perkuat,” ujar Luki.

Penandatanganan Komitmen Bersama 43 OPD Provinsi Kepulauan Riau dalam Penguatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 mempertegas komitmen tersebut. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan

9 September 2026 - 01:19 WIB

Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio

9 September 2026 - 01:14 WIB

Gubernur Ansar Tegaskan Komitmen Pertahankan Predikat Paripurna RSUD Raja Ahmad Tabib

8 September 2026 - 17:30 WIB

Gizi Anak dan Penanganan Stunting Jadi Pilar Penguatan Kualitas SDM di Kepri

8 September 2026 - 17:03 WIB

Kepri Perkuat Ekosistem Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Dari Pembangunan Rumah hingga Kemudahan Perizinan

8 September 2026 - 16:50 WIB

Trending di Kepri