Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio Musda KAHMI Batam: Haruskah Selalu Amsakar? Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Maulid Nabi 1448 H, Wali Kota Lis Darmansyah Apresiasi Dedikasi Kader PKK dan Posyandu

Jabar

PRIMA DMI Jabar Resmi Dilantik, Usung Gerakan Ekoteologi dan Penguatan Peran Masjid bagi Generasi Muda

badge-check


					Keterangan Foto: Pengurus Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Provinsi Jawa Barat masa khidmat 2026–2030 resmi dikukuhkan PP PRIMA DMI, pada hari ahad (15/3). Perbesar

Keterangan Foto: Pengurus Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Provinsi Jawa Barat masa khidmat 2026–2030 resmi dikukuhkan PP PRIMA DMI, pada hari ahad (15/3).

MaklumatKepri.Com, Bandung,– Pelantikan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Provinsi Jawa Barat masa khidmat 2026–2030 berlangsung khidmat di Masjid PUSDAI yang berada di kawasan Islamic Center Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, pada hari ahad (15/3). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pemuda masjid dalam pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.

Pelantikan tersebut mengusung tema “Peran Strategis PRIMA DMI Berbasis Nilai-Nilai Ekoteologi untuk Jawa Barat.” Tema ini menegaskan komitmen organisasi pemuda masjid untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan serta pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Sejumlah unsur pemerintah dan tokoh masyarakat turut hadir dalam acara ini, di antaranya Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat Andrie Kustria Wardana yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, perwakilan Polda Jawa Barat Fadly Samad, jajaran Binmas Polda Jabar, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kementerian Agama Republik Indonesia wilayah Jawa Barat, HIPMI Syariah Jawa Barat, pengurus pusat PRIMA DMI, serta Dewan Masjid Indonesia wilayah Jawa Barat dan sejumlah tokoh masyarakat serta organisasi kepemudaan.

Ketua Panitia Pelaksana, Ikmal Anshary, menjelaskan bahwa tema ekoteologi dipilih sebagai refleksi atas peran strategis masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kesadaran sosial dan lingkungan.

Menurutnya, nilai-nilai ekoteologi mengajarkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah keimanan. Oleh karena itu, pemuda masjid didorong untuk menghadirkan gerakan dakwah yang tidak hanya menumbuhkan spiritualitas, tetapi juga membangun kepedulian terhadap keberlanjutan alam dan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui pelantikan ini, kami ingin menegaskan bahwa gerakan pemuda masjid harus adaptif terhadap tantangan zaman. Masjid perlu menjadi ruang pembinaan generasi yang peduli terhadap lingkungan, sosial, dan kemajuan peradaban,” ujarnya.

Selain prosesi pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan upgrading kepengurusan sebagai upaya penguatan kapasitas organisasi. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembagian ta’jil gratis kepada masyarakat di sekitar ruas jalan kawasan Masjid PUSDAI sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Sebelum prosesi pelantikan berlangsung, Direktur Bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah PP PRIMA DMI, Irkham Magfuri, yang memimpin langsung prosesi pelantikan menegaskan pentingnya visi organisasi dalam membina generasi muda masjid.

Ia menyampaikan bahwa tema ekoteologi menjadi pengingat bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat perubahan sosial yang membawa nilai keberkahan bagi manusia dan alam.

“Masjid harus menjadi pusat peradaban yang memadukan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dari masjidlah lahir generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis dan kepemimpinan sosial,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, ia juga mengajak seluruh pengurus PRIMA DMI Jawa Barat untuk aktif memakmurkan masjid di berbagai daerah.

“Marilah kita menghadirkan kreativitas agar generasi muda lebih tertarik datang ke masjid daripada sekadar menghabiskan waktu di tempat lain. Masjid harus menjadi ruang yang hidup—tempat ibadah, pusat belajar, diskusi, bahkan ruang pemberdayaan ekonomi umat,” tuturnya.

Pengurus PW PRIMA DMI Jawa Barat masa khidmat 2026–2030 kemudian dikukuhkan secara resmi oleh pengurus pusat PRIMA DMI dalam suasana penuh khidmat.

Ketua Umum PW PRIMA DMI Jawa Barat terpilih, Romadhoni, menyampaikan harapannya agar seluruh pengurus mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Kami memiliki tiga tugas utama: mengkader remaja Islam, memperkuat organisasi, dan memakmurkan masjid melalui program-program strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ke depan masjid harus menjadi ruang akseleratif dan inspiratif bagi generasi muda, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pusat pembelajaran, serta ruang pembinaan karakter dan kepemimpinan.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi PRIMA DMI Jawa Barat dalam menggerakkan berbagai gagasan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui gerakan pemuda masjid yang aktif dan inovatif, generasi muda Jawa Barat diharapkan semakin terlibat dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.

Dengan semangat baru, PW PRIMA DMI Jawa Barat berkomitmen menjadikan masjid sebagai pusat kemajuan umat dan ruang kolaborasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Mulai Terasa di Bandar Lampung

6 September 2026 - 16:02 WIB

Gerak Cepat Regional Aceh Tangani Indikasi Alergi pada Penerima Manfaat MBG di Bener Meriah

5 September 2026 - 08:49 WIB

Pemko Padang Kembali Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Sekolah Dilarang Jual LKS

5 September 2026 - 05:53 WIB

Pemko Langsa Peringati Hari Pendidikan Daerah ke-67, Tekankan Pendidikan sebagai Fondasi

2 September 2026 - 14:06 WIB

Usai Santap MBG Ratusan Santri Ponpes di Sidoarjo Dilarikan ke RS

2 September 2026 - 12:58 WIB

Trending di Daerah