Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri dan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan Wagub Nyanyang Apresiasi Aksi IPK Peduli Lingkungan di Pantai Vio Vio Musda KAHMI Batam: Haruskah Selalu Amsakar? Desil Warga Bisa Berubah, Wako Lis: Kartu Bima Sakti Lebih Fleksibel Maulid Nabi 1448 H, Wali Kota Lis Darmansyah Apresiasi Dedikasi Kader PKK dan Posyandu

Internasional

Resmi damai: Trump galang dana fantastis 300 miliar dolar AS pulihkan infrastruktur dan ekonomi Iran, Teheran stop produksi senjata nuklir

badge-check


					Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi menandatangani “Nota Kesepahaman Islamabad” untuk mengakhiri konflik. (Courtesy Beritasatu.com/Google) Perbesar

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi menandatangani “Nota Kesepahaman Islamabad” untuk mengakhiri konflik. (Courtesy Beritasatu.com/Google)

Maklumatkepri.com. Paris-Akhirnya sebuah terobosan diplomatik bersejarah tercipta di Istana Versailles, Prancis. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump resmi menandatangani dokumen kesepakatan damai (MoU) dengan Iran guna mengakhiri eskalasi konflik besar yang sempat mengguncang kawasan Timur Tengah. Langkah krusial ini diambil di sela-sela agenda makan malam kenegaraan yang dipandu langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron, menandai babak baru hubungan diplomatik kedua negara yang sempat membeku selama ini.

Beberapa saat setelah Trump membubuhkan tanda tangannya di Prancis, Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut menandatangani dokumen serupa dalam versi bahasa Farsi di Teheran. Kantor berita pemerintah Iran, IRNA, Kamis (18/6/26) langsung merilis bukti foto yang memperlihatkan Pezeshkian memegang dokumen 14 poin tersebut dengan tanda tangan kedua kepala negara di bagian bawahnya.

Selanjutnya, keduanya saling kirim salinan digital dan fisik yang mengonfirmasi kesepakatan damai setebal 800 kata tersebut kini telah resmi sah dan mengikat .Gencatan senjata yang disepakati dalam piagam bertajuk “Nota Kesepahaman Islamabad” ini dipastikan akan langsung berlaku efektif tanpa penundaan.

Adapun Pakistan, yang selama ini memegang peranan penting di balik layar sebagai mediator utama konflik, menegaskan, seluruh klausul perdamaian harus ditaati oleh kedua belah pihak sejak detik pertama ditandatangani. Kabar ini disambut dengan kelegaan besar oleh komunitas internasional setelah berbulan-bulan dibayangi kecemasan akan potensi Perang Dunia Ketiga.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapal Induk AS Tinggalkan Thailand Usai Singgah Lima Hari

7 September 2026 - 12:16 WIB

Iran Balas Serangan AS di Selat Hormuz, 6 Kapal Jadi Sasaran

7 September 2026 - 07:41 WIB

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

6 September 2026 - 08:01 WIB

Ancam Bunuh Presiden Marcos, Wapres Filipina Sara Bayar Jaminan Rp100 Juta Tak Ditahan

6 September 2026 - 07:42 WIB

Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah

9 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Trending di Internasional