Menu

Mode Gelap
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Pastikan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran Pemko Batam Apresiasi Goro Masyarakat Secara Masif, Dilarang Melakukan Pembakaran Terhadap Tumpukan Material Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza: Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Pelindungan dan Kompetensi Pekerja Migran Pemilihan Ketua RT 05 RW 02 Kampung Tirto Mulyo Pinang Kencana Sukses Digelar Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

Tanjungpinang

Wawako Raja Ariza: Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Pelindungan dan Kompetensi Pekerja Migran

badge-check


					Wawako Raja Ariza: Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Pelindungan dan Kompetensi Pekerja Migran Perbesar

Maklumatkepri.com. Kota Tanjungpinang – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dengan sejumlah mitra strategis di Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaksanakan di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Senin (8/6/2026).

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala BP2MI, Drs. H. Mukhtarudin, menegaskan bahwa perlindungan sejati bagi pekerja migran tidak hanya dilakukan saat mereka bekerja di luar negeri, tetapi dimulai sejak proses persiapan di daerah asal. Menurutnya, pembangunan ekosistem pekerja migran yang kompeten merupakan fondasi utama untuk mewujudkan pelindungan yang optimal.

“Kita harus membangun ekosistem pelindungan pekerja migran sejak dari hulu. Untuk mempersiapkan itu diperlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat. Pekerja migran yang ditempatkan harus kompeten, dan mereka yang memiliki kompetensi harus memperoleh kesempatan penempatan yang layak,” ujar Mukhtarudin.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kementerian P2MI yang menitikberatkan pada dua hal utama. Pertama, peningkatan kualitas pelindungan pekerja migran Indonesia secara menyeluruh, mulai dari tahap sebelum penempatan, selama masa bekerja di luar negeri, hingga setelah kembali ke tanah air. Kedua, peningkatan kualitas dan kapasitas calon pekerja migran Indonesia melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta berbagai program peningkatan keterampilan (upskilling).

“Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan penempatan pekerja migran Indonesia yang terampil, profesional, dan mampu bersaing di pasar kerja global. Melalui peningkatan kompetensi dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional, kita ingin memastikan bahwa setiap pekerja migran Indonesia yang diberangkatkan memiliki kualitas yang unggul serta memperoleh kesempatan kerja yang layak dan aman,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan program ini memerlukan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan kerja, dan dunia usaha.

“Maka dengan tenaga kerja yang terampil dan kompeten, Indonesia tidak hanya mampu meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kontribusi pekerja migran terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui peningkatan remitansi dan devisa negara,” ucapnya.

Disela kegiatan, Wawako Raja Ariza juga menyambut baik atas terjalinnya kerja sama tersebut dan berharap sinergi yang dibangun dapat memperluas akses pelatihan, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta memperkuat pelindungan bagi pekerja migran asal daerah. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan pekerja migran yang kompeten, terlindungi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Semoga melalui kerja sama ini, kita akan semakin banyak tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja global serta memperoleh pelindungan yang optimal sejak sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air,” harap Raja Ariza.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Ghaza

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rustam: Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan Penyakit Tular Vektor di Tanjungpinang

8 Juni 2026 - 22:25 WIB

Pemilihan Ketua RT 05 RW 02 Kampung Tirto Mulyo Pinang Kencana Sukses Digelar

8 Juni 2026 - 22:17 WIB

Ikuti Rakor Kemendagri, Pemko Tanjungpinang Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi Daerah

8 Juni 2026 - 22:12 WIB

TP-PKK Kota Tanjungpinang Perkuat Edukasi Lingkungan di TPA Ganet

8 Juni 2026 - 22:07 WIB

Gubernur Ansar Titip Misi ke Hulubalang: Jaga Jati Diri Melayu di Tengah Arus Globalisasi

8 Juni 2026 - 12:37 WIB

Trending di Tanjungpinang